Kylian Mbappe menegaskan Gianluca Prestianni dari Benfica seharusnya ‘tidak pernah bermain di Liga Champions lagi’ menyusul tuduhan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior.

Vinicius Jr dugaan Prestianni membuat komentar setelahnya pemain Brasil itu mencetak satu-satunya gol dari kemenangan 1-0 Real Madrid atas Benfica di leg pertama play-off Liga Champions pada hari Selasa.

4

Megabintang Real Madrid itu langsung melaporkan dugaan pelecehan rasial yang dilakukan Prestianni kepada petugasKredit: Getty

Insiden buruk tersebut memicu jeda sepuluh menit dalam pertandingan ketika Vinicius Jr memberi tahu wasit Francois Letexier tentang dugaan komentar tersebut dan kemudian meninggalkan lapangan, mengikuti protokol UEFA ketika seorang pemain mengklaim bahwa mereka telah menjadi sasaran pelecehan rasial.

Apa yang dikatakan Mbappe dalam wawancaranya?

Setelah kontes, Mbappe melompat membela rekan setimnya dan menyerang Prestianni dalam sebuah wawancara dengan Teledeporte.

“Prestianni jelas menyebut Vinir Jr monyet, itu terjadi lima kali,” kata Mbappe.

“Saya melihatnya. UEFA punya kamera terbaik, sekarang kita tunggu.

“Ini tidak bisa diterima. Ini bukan tipe manusia saya.”

Mbappe menambahkan: “Benfica adalah klub papan atas, tidak ada yang menentang mereka, tetapi Prestianni tidak boleh bermain di klub tersebut Liga Champions lagi.”

Mbappe melampiaskan kemarahannya di lapangan

Seiring dengan wawancara pasca-pertandingan yang penuh kemarahan, muncul rekaman Mbappe yang marah menyerang Prestianni di lapangan.

Dalam klip tersebut, Mbappe diduga mengatakan kepada Prestianni: “Kamu adalah orang yang rasis.”



Tautan sumber