Atle Lie McGrath dari Norwegia melihat harapan medali emasnya hilang begitu saja di slalom Olimpiade pada hari Senin.
Alih-alih menerima kekalahan, McGrath malah membuang tongkat skinya karena marah.
Dan setelah melemparkan setiap tiang melewati jaring, orang Norwegia itu memanjat pagar di sisi lapangan Stelvio dan mulai menyerbu ke arah pepohonan.
Akhirnya, McGrath terjatuh ke salju saat peristiwa tersebut berubah secara dramatis di awal minggu.
Pembalap berusia 25 tahun itu termasuk orang terakhir yang masuk dalam 30 pembalap teratas dan sudah memegang medali.
Namun, McGrath melewati gerbang dan terjatuh, akhirnya menyerahkan medali emas kepada saingannya Loic Meillard, yang tertinggal 0,59 detik.
Perayaan OTT Swiss
Dan media Norwegia melaporkan bahwa perilaku anehnya dipicu oleh salah satu pelatih Meillard yang merayakan kecelakaan itu dengan liar.
Pundit Kjetil Andre Aamodt menganggap reaksi yang muncul di TV Norwegia ‘mengerikan’.
Saya mengerti dia senang, tapi mereka sudah memenangkan tiga medali emas Olimpiade,” kata Aamodt.
“Itu spesial, tapi mungkin itu intuitif saat itu juga. Menurutku dia tidak bermaksud buruk dengan hal itu.”
Pemain ski alpine kelahiran Amerika ini berpacu dengan berat hati saat ia mengikuti acara tersebut meskipun kakeknya meninggal secara tragis pada usia 83 tahun pada hari upacara pembukaan.
McGrath terlihat mengenakan ban kapten sebagai penghormatan kepada anggota keluarga tersebut dan berharap untuk memenangkan medali emas pertama Norwegia di acara ini dalam 28 tahun.
Hasil akhir yang ‘menyakitkan hati’
Setelah diperiksa oleh petugas medis, ia diantar ke area finish, namun berjalan pergi tanpa berbicara.
“Ini sungguh memilukan,” kata rekan setimnya, Timon Haugan, yang finis keempat.
“Dia melakukan segalanya dengan sempurna. Dia melakukan lari pertama dengan sangat baik, menempatkan dirinya pada posisi untuk memenangkan medali emas Olimpiade. Dia melakukan segalanya dengan benar dan kemudian itu terjadi dalam 15 detik.”
Menyusul kesuksesannya, Meillard berkata: “Saya harus memberikan segalanya dan mencoba yang terbaik. Dan ketika saya melihat lapangan hijau, saya merasa, luar biasa. Medali ketiga, balapan ketiga. Anda tidak pernah tahu apakah itu akan menjadi emas atau tidak.
“Atle juga pantas mendapatkannya. Dia pemain ski terbaik musim ini, tapi itu bagian dari slalom, itu bagian dari olahraga.”
Ada 96 pembalap yang dijadwalkan mengikuti ajang tersebut, namun 49 orang tidak menyelesaikan lomba, dua orang didiskualifikasi dan satu orang tidak memulai.



