Kapten India Suryakumar Yadav, kiri, dan kapten Pakistan Salman Ali Agha berjalan berpapasan usai lempar koin pertandingan kriket Piala Dunia T20 antara India dan Pakistan di Kolombo, Sri Lanka, pada 15 Februari 2026 | Kredit Foto: AP

Kapten India Suryakumar Yadav mendedikasikan hari Minggu (16 Februari 2026) Kemenangan Piala Dunia ke-20 atas Pakistan kepada para penggemar di seluruh negeri, sementara lawan mainnya Salman Agha mendesak perspektif setelah kekalahan telak dalam kontes yang ‌tidak pernah menyamai tagihan blockbusternya.

Pertarungan yang sangat dibesar-besarkan antara negara tetangga di Asia Selatan, yang terlibat dalam konflik militer yang hampir ⁠menjadi perang besar-besaran tahun lalu, gagal terjadi ketika India mencetak skor 175-7 dan kemudian kembali mengalahkan Pakistan dengan skor 114 dalam 18 overs.

Pertandingan itu sendiri berjalan tanpa titik nyala meski ada ketegangan, tapi memang ada tidak ada jabat tangan antara kapten lawan di ‌pelemparan. Baik Suryakumar maupun Salman tampak muram saat koin itu ⁠dibalik dan menghindari kontak mata.

Suasananya benar-benar berbeda ketika ⁠kapten India berbicara usai pertandingan di Stadion R. Premadasa.

“Ini untuk India. Kami memainkan merek kriket yang sama dengan yang ingin kami mainkan,” kata pemukul itu sambil tersenyum lebar.

Pujian untuk Ishan Kishan

Suryakumar memuji pembuka Ishan Kishan yang dengan cepat menghasilkan kemenangan 77.

“Cara bertarung Ishan Kishan sama seperti yang dia lakukan di pertandingan kami sebelumnya dan di sirkuit domestik. Ishan berpikir di luar kotak dan mengambil tanggung jawab dalam powerplay.”

Pemain terbaik pertandingan Kishan mengakui bahwa itu bukan sekadar pertandingan bagi mereka mengingat ketegangan antar negara.

“India v Pakistan adalah pertandingan yang spesial bagi kami dan negara kami,” kata Kishan.

“Ini adalah pertandingan yang sangat penting. Mereka memiliki spinner yang bagus dan kami mencoba memainkan pukulan yang bagus. ‌Ini memberi kami kepercayaan diri untuk maju di turnamen ini.”

Salman berharap tim bisa tampil lebih baik

Pertandingan tersebut sempat diragukan setelah Pakistan memutuskan untuk memboikotnya sebagai bentuk solidaritas dengan Bangladesh, yang menolak melakukan tur ke India karena masalah keamanan dan digantikan oleh Skotlandia dalam turnamen yang diikuti 20 tim tersebut.

Dewan Kriket Internasional yang mengatur mengadakan diskusi yang sibuk di belakang layar untuk menyelamatkan pertandingan tersebut meskipun berakhir dengan pertandingan yang berat sebelah dengan India meningkatkan rekor Piala Dunia T20 mereka melawan Pakistan menjadi 8-1.

Kapten Pakistan Salman merasa rekan satu timnya seharusnya tampil lebih baik meski ada beban ekspektasi di pundak mereka.

“Dalam pertandingan ini emosi ⁠akan tinggi tetapi kami sudah cukup bermain kriket,” kata Salman. “Kami ⁠harus menyatukan diri dan menatap pertandingan ini dalam waktu beberapa hari. Anda harus melihat gambaran besarnya. ‌Kami harus lolos ke Super Delapan sekarang.”

Pakistan harus mengalahkan Namibia dalam pertandingan grup terakhir mereka untuk lolos ke Super Delapan di mana rival beratnya mungkin akan bentrok lagi.



Tautan sumber