
José Sena Goulão / Lusa
Miguel Pinto Luz, Menteri Infrastruktur dan Perumahan
Usulan pemotongan pajak bagi tuan tanah dengan harga sewa hingga 2.300 euro mencakup 99% kontrak sewa di Portugal. Sebaliknya, peningkatan potongan IRS hanya akan mencakup 11% penyewa.
Unit Pendukung Anggaran Teknis (UTAO) memperingatkan risiko anggaran dan efektivitas yang terkait dengan hal ini Usulan pemerintah untuk mengurangi IRS dan IRC berlaku untuk sewa hingga 2300 euro per bulan.
Dalam analisis yang dikirim ke Komite Anggaran dan Keuangan, para teknisi memperkirakan bahwa tindakan tersebut bisa menelan biaya sekitar 309 juta euro per tahun terhadap kas Negara dan mempunyai dampak yang berlawanan dengan yang diharapkan, sehingga mendorong kenaikan harga sewa.
Berdasarkan data tahun 2024, telah diumumkan 529 ribu kontrak sewa rumah yang menghasilkan 2,47 miliar euro dalam renda. Pendapatan ini menghasilkan 502,8 juta euro bagi Negara, dengan tingkat IRS otonom sebesar 28%. Penurunan tarif menjadi 10% pada kontrak hingga 2.300 euro akan berarti penurunan IRS sebesar 279,1 juta euro, selain perkiraan dampak sebesar 29,8 juta euro pada IRC, kata IRC. Cepat.
Menurut Otoritas Pajak, 74,7% tuan tanah nyatakan penghasilan hingga 500 euro dan 93,3% hingga 1000 euro. Batas atas sebesar R$2.300 akan mencakup 99% kontrak dan 92% pendapatan pajak sektor ini. UTAO mengakui bahwa pemotongan pajak bisa menarik bagian dari pasar informal ke formalitasmengurangi kerugian sekitar 22,8 juta euro, namun menganggap dampaknya terbatas.
Mengenai efektivitas tindakan untuk menurunkan harga sewa, para teknisi memiliki keraguan. Tetapkan ambang batas untuk “penghasilan sedang” sebesar 2.300 euroyang berada di atas median pasar, dapat menyebabkan nilai-nilai menyatu mendekati batas atas, terutama dalam konteks pasokan yang ketat. Dengan kata lain, karena tuan tanah yang mengenakan biaya sewa, misalnya R$1.000, berhak atas manfaat pajak yang sama dengan pemilik yang mengenakan biaya R$2.000, tindakan tersebut dapat berakhir. mendorong tuan tanah untuk menaikkan harga sewa hingga batas maksimum yang dicakup oleh pemotongan pajak.
Hanya 11% penyewa yang mendapat manfaat
Meskipun manfaat pajak bagi tuan tanah mencakup hampir seluruh pasar, hal yang sama tidak berlaku bagi penyewa. Menurut laporan tersebut, peningkatan nilai maksimum pengurangan biaya sewa Pajak Penghasilan akan memberikan keuntungan hanya 11% penyewa.
Undang-undang saat ini menetapkan bahwa penyewa dapat mengurangi dari IRS setara dengan 15% dari jumlah yang didukung oleh sewa, hingga nilai maksimum 700 euro, dengan perkiraan peningkatan menjadi 800 euro pada tahun 2027. Usulan eksekutif menyatakan bahwa nilai maksimum pengurangan tersebut meningkat menjadi 900 euro tahun ininaik lagi menjadi 1000 euro pada tahun 2027, tulis tersebut Publik.
“Peningkatan batas pemotongan yang direncanakan hanya menguntungkan rumah tangga yang memilikinya pendapatan tertagih melebihi 30 ribu euroyang mewakili sekitar 11% rumah tangga yang mendapat potongan biaya sewa pada tahun 2026 dan 2027”, dapat dibaca dalam laporan tersebut.
Selain penurunan IRS dan IRC, paket perumahan pemerintah juga mengusulkan pengurangan PPN atas konstruksi, dengan perkiraan biaya antara 200 dan 300 juta euro per tahun.



