
- IBM akan melipatgandakan perekrutan pekerja tingkat pemula di AS pada tahun 2026
- Pekerja manusia masih berharga untuk interaksi pelanggan dan memverifikasi keluaran AI
- Dropbox juga memperluas program magang dan pascasarjana
IBM dilaporkan berencana untuk melipatgandakan perekrutan pekerja tingkat pemula di seluruh AS pada tahun 2026, untuk menghilangkan kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan dapat sepenuhnya menggantikan pekerja junior.
Meskipun peran pasti yang akan ditawarkan belum dikonfirmasi, Bloomberg pelaporan menunjukkan bahwa hal itu dapat mengirim spam ke beberapa departemen.
Namun, akan ada beberapa perubahan seiring dengan upaya IBM untuk mengadopsi AI di bidang lain, dengan peran entry-level yang sedikit ditulis ulang untuk fokus pada tugas-tugas yang tidak diserahkan kepada kecerdasan buatan.
IBM akan mempekerjakan lebih banyak pekerja tingkat pemula pada tahun 2026
Meskipun AI berupaya menangani beban kerja administratif dan berulang, IBM kemungkinan akan memfokuskan pekerja manusia tingkat pemula pada keterlibatan pelanggan dan interaksi manusia, serta mengawasi keluaran AI.
“Dan ya, untuk semua pekerjaan inilah kita diberitahu bahwa AI bisa melakukannya,” Chief HR Officer Nickle LaMoreaux menambahkan saat berbicara di pertemuan puncak ‘Leading With AI’ di Charter, sambil menyatakan bahwa meskipun komputer dapat mengotomatisasi beberapa tugas, IBM tetap menghargai masukan manusia.
Namun lapangan kerja akan terus berkembang dan perusahaan harus mengubah peran tersebut agar dapat berbagi tanggung jawab dengan AI.
“Perusahaan-perusahaan yang tiga hingga lima tahun dari sekarang akan menjadi yang paling sukses adalah perusahaan-perusahaan yang melipatgandakan perekrutan karyawan tingkat pemula,” tambahnya (melalui Piagam).
Meskipun IBM belum melakukan PHK besar-besaran selama beberapa waktu, perusahaan tersebut telah memberhentikan 1.000 pekerja Tiongkok pada bulan Agustus 2024 dan 3.900 pada bulan Januari 2023 untuk memfokuskan perusahaan pada area dengan pertumbuhan lebih tinggi.
Antusiasme IBM terhadap perekrutan karyawan tingkat pemula merupakan angin segar, namun raksasa teknologi asal New York ini bukan satu-satunya yang berpikiran seperti ini. Dropbox juga telah menetapkan rencana untuk meningkatkan jumlah program magang dan pascasarjana baru sebesar 25%, dengan mempertimbangkan kefasihan AI bagi pekerja muda.
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok untuk berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan update rutin dari kami Ada apa juga.



