• GTIG menemukan pelaku ancaman mengkloning model AI yang sudah matang menggunakan serangan distilasi
  • Malware canggih dapat menggunakan AI untuk memanipulasi kode secara real-time agar tidak terdeteksi
  • Kelompok yang disponsori negara menciptakan perangkat phishing dan kampanye rekayasa sosial yang sangat meyakinkan

Jika Anda pernah menggunakan yang modern alat AIAnda akan tahu bahwa ini bisa sangat membantu dalam mengurangi kebosanan karena tugas-tugas duniawi dan memberatkan.

Ternyata pelaku ancaman merasakan hal yang sama, seperti yang terbaru Google Grup Intelijen Ancaman Pelacak Ancaman AI Laporan menemukan bahwa penyerang menggunakan AI lebih dari sebelumnya.



Tautan sumber