Iguana beku berjatuhan dari pohon di Florida. Solusinya? Makanlah dalam taco

Seorang penduduk memilih cara yang tidak biasa untuk menyingkirkan iguana hijau invasif yang jatuh dari pohon karena kedinginan: menggunakan daging dan telurnya untuk membuat taco.

Seorang pria Florida menjadi viral setelah mengubah spesies invasif menjadi isian taco yang tidak biasa.

Dalam video yang dibagikan di TikTok, Gray Davis mendokumentasikan momen dia menangkap a iguana hijau membeku karena kedinginanyang jatuh dari pohon. Daripada membuang reptil tersebut, Davis memutuskan untuk memasaknya. Alasannya: Mengapa menyia-nyiakan sumber protein yang gratis dan menimbulkan masalah lingkungan?

Florida Selatan terbiasa dengan apa yang disebut “hujan iguana“, sebuah fenomena yang terjadi ketika suhu turun dan iguana berdarah dingin menjadi tidak dapat bergerak, terkadang jatuh dari pohon. Iguana hijau dianggap sebagai spesies invasif di wilayah tersebut dan saat cuaca dingin, Komisi Konservasi Ikan dan Margasatwa Florida mengizinkan penduduk untuk membuang dan membuangnya secara manusiawi tanpa izin.

Davis memanfaatkan kesempatan ini, dengan interpretasinya tentang “buang” berarti makan malam.

@gray.davis Maukah Anda mencoba Iguana Taco? 🌮 🦎 #fyp #foryoupage #catchandcook #iguana ♬ suara asli – Gray Davis

“Mereka mempunyai julukan ‘ayam pohon‘ karena mereka benar-benar lezat,” kata Davis dalam video tersebut, menjelaskan bahwa beberapa warga mengumpulkan iguana yang disetrum dingin untuk membantu mengendalikan populasinya. Daripada membiarkan hewan itu tersesat, dia berencana membuat taco.

Video tersebut tidak memperlihatkan hewan tersebut sedang dibersihkan, namun Davis mengungkapkannya menemukan 20 butir telur di dalam iguana. “Dengan memusnahkan iguana ini, kami sebenarnya menyelamatkan lingkungan dari lebih dari 20 iguana di musim semi,” katanya.

Davis kemudian memandu pemirsa melalui proses persiapan. Masak daging iguana dengan api kecil bersama bawang bombay, bawang putih, daun salam dan garam sebelum kecoklatan di penggorengan dengan tambahan bumbu. Telur direbus hingga lunak dan dikocok dengan alpukat, bawang putih, minyak zaitun, garam, dan lemon untuk membuat saus. Produk akhir dirakit menjadi klub-klub, yang dengan bangga dijuluki Davis “Taco pria Florida“, mengacu pada meme terkenal. “Kalau tidak bisa mengalahkannya, makanlah”, tutupnya.

Reaksi online sangat cepat dan terpolarisasi. Banyak komentator menyatakan rasa jijiknya, terutama terhadap penggunaan telur. Yang lain fokus pada kuantitas makanannya, dengan salah satu penonton berkomentar bahwa “21 jiwa dalam satu kali makan itu gila.”

Meski begitu, ada pula yang memuji aspek keberlanjutan. Para pendukungnya berpendapat bahwa memakan spesies invasif dapat membantu mengurangi kerusakan ekologis sekaligus menyediakan sumber makanan lokal. “Sebagai seorang vegan, saya menganggap ini sebagai konsumsi daging yang etis. Hormat,” kata salah satu komentar.

Dalam postingan berikutnya, Davis mengakui kontroversi tersebut, dengan mengatakan bahwa dia memahami taco iguana itu tidak sesuai selera semua orang. Namun, ia membela makanan tersebut sebagai pilihan etis, dengan alasan bahwa menggunakan hewan untuk makanan lebih baik daripada membuangnya.





Tautan sumber