
Apple Car yang telah lama ditunggu-tunggu mungkin akan terjadi tidak pernah melihat terang hari, namun visi raksasa teknologi tersebut kini terwujud melalui kendaraan listrik pertama Ferrari.
Dijuluki Ferrari Luce, yang berarti ‘ringan’ dalam bahasa Italia, mobil sport ultra-high-end ini menampilkan interior menakjubkan yang dirancang oleh mantan bos desain iPhone, Sir Jony Ive.
Sir Ive bisa dibilang salah satu desainer paling berpengaruh abad ini, yang telah membentuk tampilan produk paling ikonik Apple mulai dari Mac hingga Apple. iPhone.
Dan beberapa fitur khasnya terlihat jelas dalam desain kendaraan listrik penuh pertama Ferrari.
Penggemar setia Apple mungkin dapat melihat sentuhan unik sang legenda desain dalam bentuk dan bahan sakelar, roda kemudi, dan layar.
Sir Ive memelopori desain ‘unibody’ khas Apple, di mana MacBook dibentuk dari sepotong aluminium.
Sama seperti MacBook atau iPhone terbaru, interior Ferrari Luce diukir dari potongan aluminium anodisasi yang digiling secara presisi.
Panel kontrol dan pemindah gigi mobil bahkan terbuat dari kaca yang sama persis dengan yang Anda temukan di iPhone – bahan yang diperkeras secara khusus yang disebut Gorilla Glass.
Kendaraan listrik penuh pertama Ferrari, Ferrari Luce, dirancang oleh mantan bos desain iPhone Jony Ive dan menampilkan beberapa fitur khasnya
Jony Ive adalah mantan wakil presiden desain di Apple yang mengawasi pembuatan beberapa produk paling ikonik di dunia, termasuk iPod, iPhone, dan MacBook.
Ferrari mengatakan telah berkolaborasi dengan LoveFrom, sebuah kolektif kreatif yang didirikan oleh desainer Sir Jony Ive dan Marc Newson, pada ‘setiap dimensi’ desain mobil.
Meski Ferrari belum mengungkap eksterior EV pertama mereka, pengaruh desain tersebut terlihat jelas pada cuplikan pertama perusahaan tersebut.
Mengingat kembali prinsip desain pendiri Apple, Ferrari mengatakan bahwa setiap detail telah dirancang dengan mempertimbangkan fungsionalitas dan pengalaman pengguna.
Dasbor yang menampung speedometer dan instrumentasi lainnya dipasang pada roda kemudi sehingga bergerak bersamaan, memastikan pengemudi selalu memiliki pandangan yang jelas.
Tampilannya terlihat analog namun sebenarnya merupakan layar OLED yang sangat tipis yang menghasilkan grafis yang cerah dan sangat jernih.
Sementara itu, pemindah gigi terbungkus dalam kaca bening dan tahan lama dengan lapisan semi-matte yang mencegah noda dan sidik jari.
Penggemar Apple mungkin melihat kemiripan dengan beberapa desain berbasis kaca Sir Ive yang paling berani, seperti speaker G4 Cube dan Apple iSub.
Namun, meski bekerja sama dengan Sir Ive – yang dijuluki sebagai ‘bapak era layar sentuh’ – Ferrari menyatakan ingin menantang gagasan bahwa kendaraan listrik ‘harus didominasi oleh layar sentuh berukuran besar’.
Pemindah gigi pada Ferrari Luce terbuat dari kaca yang sama dengan yang digunakan pada iPhone, bahan keras yang disebut ‘Gorilla Glass’
Satu-satunya layar sentuh di mobil sport baru ini adalah panel kontrol seukuran iPad yang dipasang pada soket bola sehingga dapat berputar menghadap pengemudi atau penumpang.
Tidak seperti kebanyakan produk Apple, Ferrari Luce dilengkapi sakelar fisik besar, yang dirancang agar tidak terlalu mengganggu pengemudi
Layar kecil mirip iPad, dipasang pada soket bola sehingga dapat diputar menghadap pengemudi atau penumpang, merupakan satu-satunya antarmuka layar sentuh.
Sesuai dengan sejarah desain Sir Ive, layar ini dilengkapi dengan jam digital kecil yang mengingatkan pada Apple Watch.
Bahkan ini telah dirancang dengan perhatian khas Sir Ive terhadap ergonomi.
Layar sentuh dipasang pada sandaran tangan kecil sehingga pengemudi dapat meletakkan tangannya di layar dan mengetuk kontrol tanpa melihat.
Ferrari mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengurangi ‘beban kognitif’ pengemudi sehingga mereka menghabiskan lebih sedikit waktu untuk terganggu oleh pengaturan dan kontrol serta lebih memperhatikan saat mengemudi.
Ini bukan hanya pilihan desain yang bagus, tetapi juga konsesi keselamatan yang berpotensi menyelamatkan nyawa.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa antarmuka layar sentuh berukuran besar dapat mengganggu seperti menggunakan ponsel saat mengemudi.
Dengan menarik pengemudi menjauh dari jalan raya, layar seperti yang ada di Tesla Model Y dapat mengakibatkan tabrakan yang fatal.
Sama seperti desain ‘unibody’ khas Jony Ive untuk MacBook, setir Luce terbuat dari aluminium anodisasi.
Ada juga panel overhead dengan sakelar untuk mengontrol lampu, demister, dan pengaturan peluncuran
Ferrari, sebaliknya, mengklaim bahwa layar sentuh kecil Luce dapat digunakan ‘dengan mudah dan intuitif tanpa melihat’.
Mungkin perubahan terbesar dari warisan Apple Sir Ive adalah jumlah kontrol fisik di Ferrari Luce.
Meskipun Apple terkenal membuang sebanyak mungkin tombol dari perangkatnya untuk menciptakan bentuk yang halus dan sederhana, Luce telah bergerak ke arah yang berlawanan.
Roda kemudi dan panel kontrol dihiasi dengan tombol, tombol, dan tombol logam besar.
Bahkan terdapat panel overhead besar di dekat kaca spion dengan sakelar untuk mengoperasikan lampu kabut, demister, dan kontrol peluncuran.
Untuk saat ini, Ferrari masih bungkam mengenai detail akhir Luce, dengan detail penting seperti mesin, kapasitas baterai, dan desain eksterior masih menjadi misteri.
Artinya, dunia otomotif dan penggemar Apple harus menunggu hingga Mei hingga Ferrari mengungkap produk akhirnya.



