| Kredit Foto: File foto: R. RAVINDRAN

Pada bulan Maret tahun lalu Sharath Kamal memainkan pertandingan Internasional perpisahannya di WTT Star Contender di Nehru Indoor Stadium di sini.

Sejak itu, mantan pemain nomor 1 India ini telah memainkan beberapa peran yang membuatnya tetap aktif terlibat dalam olahraga ini. Ia terpilih menjadi anggota Komisi Atlet Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF). Ia juga bertugas di Komisi Atlet IOA.

Kini, ia sibuk mengawasi persiapan WTT Star Contender yang akan diadakan di Universitas Pendidikan Jasmani dan Olahraga Tamil Nadu (TNPESU) di sini mulai tanggal 10 Februari. Tempat acaranya adalah SDAT-High Performance TT Center yang terletak di dalam kampus TNPESU.

Sebagai Direktur Penasihat di High-Performance Centre, pria berusia 43 tahun ini bersemangat untuk memamerkan Akademinya kepada publik luas. “Saya merindukan kompetisi ini sebagai pemain. Namun sebagai penyelenggara, ini merupakan pembelajaran yang sangat besar,” katanya kepada The Hindu, Senin.

Karena Akademi berlokasi di Melakottaiyur, yang berjarak lebih dari 40 km dari jantung kota, Sharath mengatakan tiket masuk bagi penonton akan gratis. “Kami ingin lebih banyak orang datang dan menyaksikan fasilitas kami yang berkapasitas sekitar 700 tempat duduk,” ujarnya. Pejabat Tenis Meja Dunia, kata Sharath, senang dengan venue yang ada sejauh ini. “Mereka pasti ingin tahu seberapa bagus Akademi yang selama ini digunakan untuk latihan, penyelenggaraan hingga turnamen,” ujarnya.

Ia menambahkan, ia akan segera memulai proses untuk memilih 15 pendayung dalam kelompok usia 11-17 tahun yang akan menjadi bagian dari fasilitas asrama Akademi.



Tautan sumber