Pertanyaan enam kata yang menurut peneliti Harvard secara instan meningkatkan hubungan

Seorang psikiater Harvard menyarankan untuk mengajukan pertanyaan enam kata yang dapat membantu memperkuat hubungan yang sedang bermasalah.

Dr Ashwini Nadkarni, asisten profesor psikiatri di Harvard Medical School, mengatakan orang sering bertanya bagaimana cara merasa lebih dekat dengan pasangannya, dan nasihatnya ternyata sangat sederhana.

Tanyakan saja: ‘apa yang membuat Anda merasa paling dicintai?’

Dia mengatakan jawabannya dapat mengungkapkan kebutuhan emosional yang bahkan mungkin tidak sepenuhnya dipahami oleh pasangan jangka panjang.

‘Ini membantu pasangan memahami bahasa cinta satu sama lain, apa yang dibutuhkan setiap orang agar merasa spesial dan diperhatikan,’ kata Nadkarni kepada Reader’s Digest.

Bahkan pasangan yang sangat cocok pun bisa berbeda dalam gaya keterikatan dan bahasa cinta, yang dapat memengaruhi cara mereka memberi dan menerima kasih sayang.

Beberapa individu mungkin menunjukkan gaya keterikatan yang cemas, mendambakan kepastian, sementara yang lain lebih menyukai kemandirian dan jarak emosional.

Individu yang memiliki ikatan aman, jelasnya, cenderung berkomunikasi lebih langsung dan fleksibel.

Seorang psikiater Harvard menyarankan untuk mengajukan pertanyaan enam kata yang dapat membantu memperkuat hubungan yang sedang bermasalah

Tidak peduli di mana seseorang berada dalam spektrum tersebut, bersikap eksplisit tentang kebutuhan tersebut dapat membuat hubungan berjalan lebih lancar, kata Nadkarni, karena hal ini memperjelas apa yang membantu setiap pasangan merasa membumi dan terhubung secara emosional.

Dia menjelaskan bahwa percakapan tersebut dapat memunculkan berbagai macam preferensi, mulai dari menginginkan dukungan praktis hingga menginginkan kedekatan emosional atau sentuhan fisik.

‘Dengan menanyakan hal ini, Anda mempelajari apa yang membuat pasangan Anda merasa benar-benar diperhatikan dan aman,’ katanya. ‘Ini memberi Anda wawasan tentang bidang-bidang inti yang membantu seseorang merasa dihargai.’

Nadkarni yakin pertanyaan tersebut dapat menumbuhkan tingkat keintiman yang mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Dia juga merekomendasikan untuk meninjau kembali diskusi tersebut secara berkala, dengan memperhatikan bahwa apa yang dibutuhkan orang dari suatu hubungan dapat berkembang.

Perubahan hidup, seperti stres, tantangan kesehatan, atau menjadi orang tua, dapat mengubah cara seseorang mengalami dan mengekspresikan cinta.

‘Bahkan pasangan yang telah bersama selama beberapa dekade pun dapat menemukan lapisan baru dalam hubungan mereka,’ katanya.

Sebuah tim peneliti Stanford juga mengamati hubungan, menemukan pertanyaan sederhana untuk menghindari kencan yang canggung.

Menjelang Hari Valentine, peneliti dari Stanford mungkin telah menemukan cara terbaik untuk menghindari perdebatan canggung saat kencan malam hanya dengan mengajukan satu pertanyaan.

Mereka menyarankan untuk bertanya: ‘Dapatkah Anda ceritakan lebih banyak mengapa Anda berpikir seperti itu?

Pertanyaan ini, menurut tim, membuat orang yang bertanya menjadi lebih positif terhadap individu lain.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang ditanyai pertanyaan tersebut merasa tidak terlalu negatif, menjadi lebih berpikiran terbuka terhadap sudut pandang yang berlawanan, dan bahkan lebih menyukai orang yang memiliki pendapat yang bertentangan.

Dengan menggunakan eksperimen yang melibatkan lebih dari 100 mahasiswa yang dihadapkan pada sudut pandang berbeda, baik saat mengobrol online atau saat menonton video, para peneliti menemukan bahwa ‘merasa didengarkan’ saja sudah memicu lebih banyak hal positif dan minat.

Sekalipun kedua orang tersebut tidak pernah sepakat mengenai suatu topik tertentu, meminta seseorang untuk memaparkan poin-poin penting argumen mereka akan membuat peserta merasa ada yang tertarik dengan pendapat mereka.

Pada suatu kencan, terutama saat awal menjalin hubungan baru, perbedaan pendapat bisa muncul dengan cepat. Hal ini dapat berkisar dari perbedaan selera terhadap film hingga perdebatan yang lebih serius mengenai politik partisan.

Namun, penelitian tersebut menyarankan bahwa, daripada langsung mengungkapkan alasan Anda berpikir sebaliknya, ajukan pertanyaan serupa kepada teman kencan Anda, seperti ‘Saya ingin mendengar lebih banyak tentang apa yang membuat Anda tertarik pada hal tersebut.’

Hal ini menunjukkan bahwa Anda tertarik pada mereka sebagai pribadi, bukan sekadar berusaha membuktikan suatu hal, membuat percakapan mengalir lebih baik, dan mengarahkan mereka untuk memandang Anda secara lebih positif sebagai calon pasangan.



Tautan sumber