BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Suasana kacau terjadi di Milan pada hari Sabtu ketika polisi mengerahkan meriam air dan gas air mata terhadap para demonstran yang hanya berjarak beberapa langkah dari gedung tersebut Arena hoki es Olimpiade.

Sebuah kelompok yang dikenal sebagai Komite Olimpiade Tidak Berkelanjutan mengorganisir demonstrasi yang menyoroti kekhawatiran terkait dampak lingkungan, ekonomi dan sosial dari Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026.

Demonstran juga memprotes kehadirannya agen Imigrasi dan Bea Cukai AS di Italia, The Associated Press melaporkan.

Bentrokan dengan polisi terjadi di dekat Arena Hoki Es Santagiulia Milan, sebuah tempat yang baru dibangun dan menghadapi pengawasan ketat atas penundaan konstruksi dan kekhawatiran akan ukuran arena.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Kembang api meledak saat terjadi bentrokan antara petugas polisi dan demonstran yang mencoba memblokir jalan menuju Arena Hoki Es Santagiulia pada hari protes terhadap dampak lingkungan, ekonomi dan sosial dari Olimpiade Milan Cortina 2026 di Milan, Italia, 7 Februari 2026. (Reuters/Claudia Yunani)

Global Guardian, sebuah perusahaan keamanan internasional, mengeluarkan peringatan perjalanan pada hari Sabtu, menurut AP.

“Antisipasi peningkatan keamanan dan gangguan terkait di daerah yang terkena dampak selama beberapa jam ke depan,” kata peringatan keamanan tersebut. “Rencanakan jalan pintas. Hindari semua protes.”

Peringatan itu juga mengatakan setidaknya lima orang ditahan.

ATLET KOMBINASI PEREMPUAN NORDIK RENCANA PROTES ATAS PENGECUALIAN OLYMPIC: ‘SANGAT KACA’

Sekelompok pengunjuk rasa bertopeng terlihat meledakkan bom asap dan petasan di jembatan yang menghadap lokasi konstruksi sekitar setengah mil dari Perkampungan Olimpiade. Diperkirakan 1.500 atlet ditempatkan di Perkampungan Olimpiade untuk Olimpiade tahun ini.

Kembang api meledak di dekat meriam air polisi yang digunakan untuk melawan demonstran yang mencoba memblokir jalan menuju Arena Hoki Es Santagiulia pada hari protes terhadap dampak lingkungan, ekonomi dan sosial dari Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina di Milan, Italia, 7 Februari 2026. (Reuters/Guglielmo Mangiapane)

Mobil van polisi di balik pagar besi sementara mengamankan jalan menuju perkampungan atlet, namun para pengunjuk rasa membelok, melanjutkan rute mereka menuju venue Santagiulia. A kehadiran polisi dalam jumlah besar menjaga seluruh rute.

Kendaraan polisi berkumpul saat kembang api dinyalakan pada 7 Februari 2026, di Milan, Italia. (Maja Hitij/Getty Images)

Tidak ada indikasi bahwa protes dan penutupan jalan yang diakibatkannya mengganggu transfer atlet ke acara mereka, semuanya di pinggiran Milan.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Pada demonstrasi yang lebih besar dan damai, yang menurut polisi berjumlah sekitar 10.000 orang, orang-orang membawa potongan karton yang menggambarkan pohon-pohon yang ditebang untuk membangun jalur kereta luncur baru di Cortina. Sekelompok penari tampil mengikuti irama gendang. Musik terdengar dari truk yang memimpin pawai, termasuk lagu anti-ICE yang mengandung kata-kata kotor.

“Mari kita rebut kembali kota-kota dan bebaskan gunung-gunung,” demikian bunyi spanduk Komite Olimpiade yang Tidak Berkelanjutan. Kelompok lain yang disebut Asosiasi Wisatawan Proletariat mengorganisir penebangan pohon.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.





Tautan sumber