BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Mantan bintang ESPN Adrian Wojnarowski mengajukan permohonan kepada para pengikutnya di media sosial setelah penembakan yang melibatkan Patroli Perbatasan di Minnesota yang menyebabkan satu orang tewas selama akhir pekan.

Wojnarowski, yang telah terang-terangan menentang pemerintahan Trump sejak ia meninggalkan ESPN sebagai orang dalam NBA, membuat postingannya di Threads pada hari Minggu.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Manajer umum Adrian Wojnarowski dari St. Bonaventure Bonnies menyaksikan sebelum Cleveland Hoops Showdown 2025 melawan Ohio Bobcats di Rocket Arena pada 13 Desember 2025 di Cleveland, Ohio. (Nick Cammett/Getty Images)

“Lawan fasisme,” tulisnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Wojnarowski, yang kini menjadi manajer umum tim bola basket putra St. Bonaventure Bonnies, melontarkan komentar kritis terhadap Presiden Donald Trump setelah AS menangkap diktator Venezuela Nicolás Maduro.

“Benar-benar memalukan,” tulisnya di Threads setelah berbagi kolom anti-Trump di The New York Times.

Selama berada di ESPN, Wojnarowski menjadi viral pada tahun 2020 ketika dia membalas email siaran pers dari Senator Josh Hawley, R-Mo., dengan pernyataan eksplisit. “F— kamu,” tulisnya kembali kepada anggota parlemen dari Partai Republik itu.

Alumni Brigham Young Cougars dan pemilik Utah Jazz Ryan Smith berbicara dengan Adrian Wojnarowski dalam pertandingan melawan Kansas State Wildcats di Stadion LaVell Edwards pada 21 September 2024. (Rob Gray/Gambar Gambar)

STEVE KERR WARRIORS MENGKLAIM ‘MISINFORMASI’ DI MEDIA YANG MEMBEBASKAN ORANG AMERIKA SETELAH PENEMBAKAN YANG TERLIBAT CBP

ESPN menskors Wojnarowski atas tanggapannya. Dia kemudian mengeluarkan permintaan maaf.

“Saya tidak sopan dan melakukan kesalahan yang disesalkan. Saya minta maaf atas cara saya menangani diri sendiri dan saya segera menghubungi Senator Hawley untuk meminta maaf secara langsung,” tulisnya saat itu. “Saya juga perlu meminta maaf kepada rekan-rekan ESPN saya karena saya tahu tindakan saya tidak dapat diterima dan tidak boleh mencerminkan hal tersebut.”

Kini, Wojnarowski kembali terjun ke dunia politik. Kali ini, melontarkan kritik yang nyata pada gedung Putih.

Korban penembakan hari Sabtu di Minneapolis diidentifikasi sebagai Alex J. Pretti. Dia ditembak dan dibunuh setelah dia diduga berhadapan dengan petugas selama a Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) beroperasi di bagian selatan kota.

KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS

Kematian akibat penembakan terjadi beberapa minggu setelah petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) menembak dan membunuh Renee Nicole Good. DHS mengatakan Good ditembak untuk membela diri setelah dia menggunakan SUV-nya dengan cara yang menimbulkan ancaman. DHS mengatakan video menunjukkan Good mengganggu petugas ICE dengan memarkir kendaraannya di jalan raya sebagai upaya nyata untuk memblokir kendaraan federal.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di X dan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.





Tautan sumber