BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Seorang reporter di Australia Terbuka telah menanyakan pendapat para bintang tenis Amerika tentang negara mereka dan bagaimana rasanya mewakili Stars and Stripes.

Ben Shelton rupanya memberikan jawabannya bahkan tanpa diminta.

Setelah kemenangan atas Valentin Vacherot di putaran ketiga Australia Terbuka Sabtu pagi, Shelton mengambil bagian dalam tradisi tenis dengan menandatangani kamera tetapi menyampaikan pesan yang tajam.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Reaksi Ben Shelton dari Amerika Serikat pada pertandingan Putaran Ketiga Tunggal Putra melawan Valentin Vacherot dari Monaco pada hari ketujuh Australia Terbuka 2026 di Melbourne Park pada 24 Januari 2026 di Melbourne, Australia. (Shi Tang/Getty Gambar)

“AS sampai mundur,” Shelton menandatangani. Ungkapan tersebut merupakan plesetan dari bahasa gaul modern yang digunakan untuk menandakan dukungan yang teguh atau “berdiri pada bisnis” untuk suatu tujuan.

Taylor Fritz, Coco Gauff, Madison Keys, Amanda Anisimova dan Naomi Osaka semuanya ditanyai pertanyaan serupa oleh seorang reporter di Australia Terbuka. Anisimova secara khusus ditanya apakah dia punya perasaan bermain untuk negara “dalam konteks tersebut tahun lalu dari semuanya hal ini telah terjadi di AS,” dan jika hal itu “menyulitkan[d]”pikirannya.

“Menurutku itu tidak relevan,” balasnya.

John Isner dan Tennys Sandgren mengecam reporter tersebut di media sosial.

Ben Shelton dari AS melakukan selebrasi usai mengalahkan Lorenzo Sonego dari Italia pada laga perempat final kejuaraan tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Rabu, 22 Januari 2025. (Foto AP/Manish Swarup)

BINTANG TENIS MENGEjek PENONTON DENGAN TARI PROVOKATIF SETELAH KEMENANGAN AUSTRALIA OPEN

“Pendapat populer: Mari ajukan pertanyaan tenis kepada para pemain di turnamen tenis. Ini sangat timpang,” tulis Isner di X.

“Reporter bug,” tambah Sandgren. “Tulislah untuk The Economist jika Anda punya kemampuan. Jika tidak, tanyakan padanya bagaimana perasaan backhandnya dan lanjutkan.”

Gauff ditanya tentang pemikirannya tentang “keadaan AS” satu tahun menjadi Presiden Donald Truf‘S istilah kedua.

“Saya berharap ke depannya kita bisa mendapatkan lebih banyak perdamaian di negara kita dan lebih banyak kebaikan dalam cara kita berbicara satu sama lain tentang berbagai topik dan hal-hal seperti itu,” katanya melalui Surat Tenis. “Tentu saja, saya sudah cukup vokal tentang apa yang saya rasakan. Pada titik ini, saya merasa sedikit lelah membicarakannya hanya karena kenyataan bahwa sulit juga menjadi perempuan kulit hitam di negara ini dan harus mengalami banyak hal, bahkan secara online, dan melihat komunitas yang terpinggirkan terkena dampaknya. Dan mengetahui bahwa saya hanya bisa menyumbang dan berbicara. Saya mencoba yang terbaik untuk melakukan itu.

Coco Gauff dari Amerika Serikat beraksi melawan Olga Danilovic dari Serbia pada putaran kedua Hari ke-4 Australia Terbuka 2026 di Melbourne Park pada 21 Januari 2026 di Melbourne, Australia. (Robert Prange/Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

“Tapi, ya, saya harap seiring berjalannya waktu kita bisa mencapai keadaan yang belum kita alami saat ini, dan kita terus bergerak maju. Saya memposting video Martin Luther King dan itu seperti mengatakan, ‘Kita harus terus bergerak maju,’ bahkan ketika keadaan mungkin tidak setenang yang saya inginkan saat ini.”

Ryan Gaydos dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle





Tautan sumber