
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Bintang tenis Amerika Coco Gauff ditanyai pendapatnya tentang keadaan AS satu tahun menjadi Presiden milik Donald Trump periode kedua di Australia Terbuka pada hari Selasa.
Gauff pernah terang-terangan menentang Trump di masa lalu, namun menyatakan harapannya akan perdamaian di masa depan.
KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM
Coco Gauff dari AS melakukan pukulan forehand kembali ke Olga Danilovic dari Serbia pada pertandingan putaran kedua kejuaraan tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Rabu, 21 Januari 2026. (Foto AP/Asanka Brendon Ratnayake)
“Saya berharap ke depannya kita bisa mendapatkan lebih banyak perdamaian di negara kita dan lebih banyak kebaikan dalam cara kita berbicara satu sama lain tentang berbagai topik dan hal-hal seperti itu,” katanya melalui Surat Tenis. “Tentu saja, saya sudah cukup vokal tentang apa yang saya rasakan. Pada titik ini, saya merasa sedikit lelah membicarakannya hanya karena kenyataan bahwa sulit juga menjadi perempuan kulit hitam di negara ini dan harus mengalami banyak hal, bahkan secara online, dan melihat komunitas yang terpinggirkan terkena dampaknya. Dan mengetahui bahwa saya hanya bisa menyumbang dan berbicara. Saya mencoba yang terbaik untuk melakukan itu.
“Tapi, ya, saya harap seiring berjalannya waktu kita bisa mencapai keadaan yang belum kita alami saat ini, dan kita terus bergerak maju. Saya memposting video Martin Luther King dan itu seperti mengatakan, ‘Kita harus terus bergerak maju,’ bahkan ketika keadaan mungkin tidak setenang yang saya inginkan saat ini.”
Gauff terakhir kali berbicara tentang Trump setelah dia memenangkan Prancis Terbuka Juni lalu, dengan mengatakan Pilpres 2024 hasilnya adalah “masa down”.
Coco Gauff dari Amerika Serikat melakukan backhand return saat sesi latihan jelang kejuaraan tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Sabtu, 17 Januari 2026. (Foto AP/Dar Yasin)
“Saya ingat setelah pemilu dan segalanya, rasanya seperti masa-masa sulit. Ibu saya mengatakan kepada saya di Riyadh, cobalah untuk memenangkan turnamen hanya untuk memberi orang sesuatu untuk membuat mereka tersenyum. Itulah yang saya pikirkan hari ini,” kata Gauff saat itu.
Meski mendapat komentar “down period”, Gauff mengatakan dia “benar-benar patriotik.”
“Beberapa orang mungkin merasa ingin menjadi patriotik dan hal-hal seperti itu, tapi saya benar-benar patriotik. Saya bangga menjadi orang Amerika. Saya bangga mewakili orang Amerika yang mirip dengan saya dan orang-orang yang mendukung hal-hal yang saya dukung,” tambah Gauff.
Dia berhasil mencapai babak ketiga Australia Terbuka 2026 setelah mengalahkan Kamilla Rakhimova dan Olga Danilović dalam dua pertandingan pertamanya.
Coco Gauff dari Amerika Serikat beraksi melawan Kamilla Rakhimova dari Uzbekistan pada putaran pertama tunggal putri Australia Terbuka di Rod Laver Arena di Melbourne Park pada 19 Januari 2026. (Mike Frey/Gambar Gambar)
KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS
Gauff akan mengambil alih sesama orang Amerika Hailey Baptiste di babak ketiga.
Scott Thompson dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.
Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di X dan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.



