‘Frustrasi’ Unai Emery bisa membuatnya meninggalkan Aston Villa di masa depan.
Itulah pandangan Stuart Pearce setelah wawancara aneh pasca-pertandingan pemain Spanyol itu pada hari Minggu.
Emery mengklaim timnya bukan pesaing untuk lolos ke Liga Champions setelah kekalahan mereka dari Everton.
Meskipun demikian, pernyataannya tetap muncul Vila unggul sembilan poin dari peringkat keenam Chelsea di urutan ketiga dan hanya di belakang Manchester City karena selisih gol.
Namun, harapan mereka untuk meraih gelar juara dirusak oleh kekalahan 1-0 dari The Toffees, yang membuat mereka terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Setelah kekalahan tersebut, Emery berbicara kepada Sky Sports selama liputan pasca pertandingan mereka mengenai kontes tersebut.
Jawabannya membuat heran, ketika Emery mulai memberikan jawaban satu kata sebelum terdiam ketika ditanya mengapa ia merasa timnya tidak dapat bersaing dengan klub-klub top Liga Premier.
Dia sebelumnya mengakui: “Kami bukan pesaing untuk berada di lima besar.
“Kami masih belum menjadi pesaing. Ada tim lain yang lebih potensial dari kami.”
Pearce tentang masa depan Emery
Pearce ditanya mengapa Emery tidak memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut saat wawancara langsung di talkSPORT pada hari Senin.
Mantan manajer City itu mengatakan kepada White & Jordan: “Saya pikir dia mungkin seharusnya menjawabnya. Namun faktanya dia tidak menjawabnya, kami semua tetap mengisi kekosongan tersebut. Jadi itu tidak terlalu menjadi masalah.
“Kami tahu apa yang akan dia katakan. Kami tahu apa yang akan dia katakan. ‘Saya menentangnya, tangan saya sedikit terikat di sini,’ sehubungan dengan semua situasi keuangan yang sedang terjadi.
“Saya telah mengamati tim ini selama enam minggu terakhir dan mereka tampil luar biasa, namun mereka semua tampil melebihi kekuatan mereka.
“Ketika Anda melihat bangku cadangan di luar itu, mereka tidak sekuat tim-tim lain, terutama Arsenal, Man City dan sejenisnya, jadi dia tidak bisa berbuat apa-apa.
“Saya tidak tahu apakah rasa frustrasinya di masa depan akan terlalu berat baginya karena dia tidak bisa membawa tim ini lebih jauh dari dirinya saat ini dan apa implikasinya bagi dia dan situasi pekerjaannya di masa depan.
“Karena dia sudah memperingatkan banyak klub bahwa ada manajer luar biasa di sana.”
Ambisi Villa juga demikian terkena dampak peraturan PSR Liga Premier.
Meski memiliki belanja bersih liga terendah sejak kedatangan Emery pada November 2022, mereka tidak mampu mengontrak Conor Gallagher secara permanen sebelum musim panas.
Rekor Unai Emery di Aston Villa
Pertandingan: 170
Menang: 95
Penarikan: 30
Kerugian: 45
Tingkat kemenangan: 56 persen
Alhasil, sang gelandang malah menyelesaikan kepindahannya ke Tottenham Hotspur dari Atletico Madrid pada pekan lalu.
Sedangkan Emery masih terikat kontrak di Villa Park hingga musim panas 2029.
Pria berusia 54 tahun itu menandatangani kontrak baru dengan klub pada akhir musim 2023/24 setelah lolos ke Liga Champions.
Finis keempat Villa musim itu adalah yang tertinggi selama 28 tahun.
Emery telah mencapai finis ketujuh dan keenam di kedua musim tersebut, mengamankan kualifikasi Eropa setiap tahun sejak ia bergabung dengan klub.
Dua musim sebelumnya telah menyaksikan Villa mencapai semifinal Liga Conference serta delapan besar Liga Champions.
Mereka saat ini berada di Liga Europa musim ini setelah gagal masuk lima besar karena selisih gol musim lalu.
Dengan dua pertandingan fase liga tersisa, Villa duduk di urutan ketiga dan sudah memastikan setidaknya satu tempat di babak play-off.



