Lakshya Sen kalah dari Chun-Yi Lin di perempat final. | Kredit Foto: SUSHIL KUMAR VERMA

Lakshya Sen yang kecewa mengakui bahwa dia seharusnya bisa lebih klinis setelah kalah dalam tiga game dari Chun-Yi Lin, kekalahan keempatnya dalam banyak pertemuan dengan pemain Taiwan itu.

“Itu adalah pertandingan yang sangat ketat, saya seharusnya bisa lebih klinis menjelang akhir pertandingan, namun pujian untuknya,” kata Lakshya yang tampak putus asa. “Dia pemain yang sangat bagus dan dia bermain bagus hari ini sesuai dengan kondisi. Saya pikir game ketiga lebih merupakan situasi tekanan dengan keduanya berusaha menjaga serangan dan penting bagi saya untuk menyelesaikannya lebih awal,” tambahnya.

Disinggung kondisinya, Lakshya mengaku belum siap menghadapi drift ekstrem. “Saya pikir saya tidak siap menghadapi angin hari ini, itu jauh lebih banyak daripada kemarin dan butuh beberapa waktu bagi saya untuk menyadarinya. Saya agak goyah dari net untuk mengangkat kok dan membuat terlalu banyak kesalahan di net. Tapi saya bisa mengatasinya di set ketiga dan tidak memberikan begitu banyak poin mudah,” jelasnya.

Dia juga setuju bahwa pengadilan berperan. “Itu sedikit lebih cepat dan saya harus mengontrol lebih baik. Dari awal saya bisa bermain bebas dengan lift dan saya pikir dia melakukan hal yang sama. Saya mencoba lebih bersabar dari belakang karena dia mendapatkan jarak yang sangat bagus dan sulit untuk mencetak gol kemenangan dari jarak jauh di luar lapangan tetapi dia berhasil menang,” tambahnya.



Tautan sumber