Paket perumahan umumnya disetujui oleh PSD, CDS-PP dan IL. Apa yang baru?

Undang-undang yang diusulkan untuk paket perumahan Pemerintah disetujui pada hari Jumat ini, di parlemen, dengan suara positif dari PSD, CDS-PP dan IL, dan dengan abstain dari Chega.

Yang dipermasalahkan adalah dua proposal dengan kewenangan legislatif.

Salah satu proposal memiliki langkah-langkah untuk keringanan pajak untuk mendorong sewa dan konstruksi dengan harga moderat.

Proposal lainnya berisi perubahan perizinan, urbanisasi dan rehabilitasi perkotaan.

HAI PS, Livre PCP dan BE memberikan suara menentang inisiatif yang berisi langkah-langkah perpajakan. Cukup, PAN dan JPP abstain.

Sehubungan dengan usulan untuk mengizinkan peninjauan kembali rezim yang berlaku terhadap perizinan operasi perkotaan, serta untuk mengubah rezim hukum untuk urbanisasi dan konstruksi, dan rezim hukum untuk rehabilitasi perkotaan, maka PCP, Livre, PAN dan BE memberikan suara menentang. PS, Chega dan JPP abstain.

Semua tagihan diajukan oleh para pihak oposisi gagal.

Chega menyampaikan inisiatif untuk mengurangi PPN atas pembangunan perumahan dan pembebasan properti yang dimaksudkan untuk perumahan permanen, dengan nilai aset pajak hingga 350.000 euro, dari IMI.

Livre melihat adanya penolakan terhadap rancangan undang-undang yang menetapkan batas maksimum nilai sewa dalam kontrak sewa perumahan, dan rancangan undang-undang lainnya yang menetapkan zonasi inklusif untuk bagian perumahan umum dalam operasional perkotaan.

RUU IL untuk mereformasi konstruksi dan meningkatkan pasokan perumahan juga gagal.

PS mempresentasikan sebuah proyek yang bertujuan untuk memperkuat akses terhadap perumahan permanen dan memerangi spekulasi real estat, yang secara langsung termasuk dalam spesialisasi tersebut, dan tidak dipilih secara umum setelah majelis mengajukan permintaan untuk hal tersebut.



Tautan sumber