Pemenang Piala Dunia Emmanuel Petit hanya membutuhkan dua kata untuk menyimpulkan pemikirannya tentang elemen sepak bola modern.

Petit bergabung dengan Sam Matterface, Alex Crook dan legenda Aston Villa Gabby Agbonlahor di studio talkSPORT pada hari Jumat saat mereka berdiskusi Situasi perpecahan Chelsea di bawah kelompok kepemilikan BlueCo.

7

Pendukung Blues sudah lama melampiaskan kekesalannya terhadap kepemilikan klub oleh BlueCoKredit: Getty

7

Keluarnya Maresca dari Chelsea dikonfirmasi pada Hari Tahun BaruKredit: Getty

Itu mencapai puncaknya setelah Keluarnya Enzo Maresca dari Stamford Bridge, Hal ini diketahui dipicu oleh perselisihan antara petinggi Italia dan Chelsea mengenai departemen medis, dan pihak klub percaya bahwa departemen tersebut perlu otonom dari manajer.

Perbedaan pendapat tersebut hanyalah puncak gunung es dari putusnya hubungan yang sudah tegang selama beberapa waktu, dibuktikan dengan pengakuan Maresca yang ia alami. ’48 jam terburuk’ waktunya di klub menyusul kemenangan 2-0 atas Everton pada bulan Desember.

Fans juga menyuarakan rasa frustrasi mereka terhadap BlueCo survei yang dilakukan oleh Chelsea Supporters’ Trust mengungkapkan lebih dari separuh penggemar yang disurvei merasa ‘sangat tidak yakin’ bahwa klub dapat meraih kesuksesan di lapangan dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Apakah Biru itu nyata?

Petit menggemakan sentimen pendukung di talkSPORT dan menunjukkan caranya Ruben Amorim juga mengalami situasi serupa dengan petinggi di Manchester United mencoba mencampuri tugas manajerialnya.

“Tidak ada visi, mereka tidak bisa melihat masa depannya,” kata Petit.

“Ini hanya berdasarkan uang, uang, uang. Saya memahaminya, itulah situasi di sepak bola sekarang. Kami harus menerimanya.

“Tetapi untuk sementara ini, bukan berarti Anda tidak bisa memiliki visi untuk beberapa tahun ke depan dan tetap berpegang pada visi tersebut.

“Situasinya sama di Manchester United. Amorim, cara dia bereaksi agak berbeda. Tapi cara dia mengatakan sesuatu tentang papan dan orang-orang yang bertanggung jawab.



Tautan sumber