Jorge Silva / X

Antrian di Bandara Humberto Delgado, Lisbon

Badai Goretti mendatangkan malapetaka di seluruh Eropa dan menyebabkan penundaan dan pembatalan penerbangan. Hukum Eropa dan Inggris menetapkan kewajiban semua maskapai penerbangan untuk memberikan bantuan kepada penumpang.

Musim dingin yang keras di Eropa menghentikan perjalanan udara melintasi Eropa pada awal tahun 2026, membatalkan ratusan penerbangan dan membuat banyak penumpang tidak yakin akan hak-hak mereka.

Kekacauan penerbangan yang berhubungan dengan musim dingin bisa sangat menimbulkan stres, seperti halnya cuaca buruk mengganggu layanan selama berhari-hari dan meninggalkan wisatawan yang terdampar jauh dari rumah. Namun, berdasarkan undang-undang penerbangan Inggris dan UE, penumpang dilindungi oleh serangkaian hak yang jelas yang mencakup pembatalan, penundaan, dan bantuan.

Peraturan UE berlaku untuk penerbangan di Inggris atau UE dioperasikan oleh maskapai mana punserta penerbangan yang tiba di Inggris atau UE dari luar kawasan, jika dioperasikan oleh maskapai penerbangan Inggris atau UE, jelasnya Berita Euro.

Dalam kasus ini, penumpang umumnya berhak atas kompensasi jika penerbangan mereka terlambat tiba di tujuan akhir lebih dari tiga jam, dengan kompensasi sebesar bervariasi antara 250 dan 600 eurotergantung jaraknya.

Jika penerbangan dibatalkan, pelancong berhak memilih antara pengembalian uang penuh, mengubah rute ke tujuan, atau penerbangan kembali ke titik keberangkatan awal. Maskapai penerbangan juga demikian wajib memberikan bantuan di bandaratermasuk makanan, minuman dan akomodasi, jika penumpang dijadwalkan ulang untuk melakukan perjalanan keesokan harinya.

Namun, peraturan kompensasi berubah ketika gangguan disebabkan oleh apa yang disebut “keadaan luar biasa”. Maskapai penerbangan tidak diharuskan membayar kompensasi finansial apabila pembatalan atau penundaan disebabkan oleh peristiwa yang tidak terduga dan ekstrem, seperti badai hebat atau awan abu vulkanik. Namun, maskapai penerbangan tetap memiliki kewajiban hukum untuk membantu, termasuk memberikan bantuan, memesan ulang penerbangan, atau melakukan pengembalian uang.

Pakar perlindungan konsumen menekankan bahwa tidak semua cuaca buruk bisa dianggap luar biasa. Meskipun badai salju yang jarang terjadi di wilayah yang tidak biasa mungkin dianggap luar biasa, kondisi cuaca musim dingin biasanya terjadi di iklim yang lebih dingin umumnya tidak termasuk dalam kategori ini. Penting untuk digarisbawahi bahwa penundaan yang disebabkan secara tidak langsung oleh cuaca, seperti efek samping dari gangguan sebelumnya, masih memberikan hak kepada penumpang untuk mendapatkan kompensasi.

Asuransi perjalanan dapat menawarkan perlindungan tambahan. Tergantung pada kebijakannya, wisatawan dapat melakukan hal tersebut meminta pengembalian dana atas keterlambatanpanggilan tidak terjawab, makan atau akomodasi jika penerbangan tertunda beberapa jam karena cuaca buruk. Beberapa kebijakan juga mengizinkan pembatalan perjalanan jika penundaan melebihi 12 jam atau jika akomodasi tidak dapat digunakan karena kondisi cuaca buruk.

Para ahli menyarankan penumpang untuk menyimpan semua kwitansi dan dokumen maskapai penerbangan dan memastikan bahwa polis asuransi dibeli sebelum peristiwa cuaca ekstrem diketahui publik. Saat musim dingin terus berlanjut, disarankan agar wisatawan tetap mendapat informasi dan memahami hak-hak mereka sebelum menuju ke bandara.



Tautan sumber