Dhamne menunjukkan performa yang baik dalam pertandingan perempat final melawan Martineau. | Kredit Foto: K. MURALI KUMAR
Harapan tunggal India di Dafa News Bengaluru Open ATP Challenger 125 pupus pada hari Kamis karena Manas Dhamne dan Dhakshineswar Suresh kalah di perempat final masing-masing.
Kedua kekalahan di Stadion SM Krishna di sini terjadi di tangan pemain Prancis, dengan Dhamne dikalahkan oleh Matteo Martineau 6-4, 7-6(5) dan Dhakshineswar oleh Harold Mayot 7-6(5), 6-2.
Dari keduanya, Dhamne remaja memberikan perlawanan yang lebih baik. Ia mendapatkan peluangnya di masing-masing dua set, dan bahkan mendapatkan dua set-point untuk memperpanjang pertandingan hingga babak penentuan. Namun sedikit pengalaman dan ketidaksabaran membuat anak muda ini kehilangan nyawanya.
Pada awal game kedua, Dhamne mendapatkan dua break-point, namun keduanya gagal. Pemain berusia 18 tahun itu kembali mendapat peluang saat lawannya melakukan servis pada kedudukan 5-4, namun pukulan forehandnya melebar.
Pada set-point, Martineau menarik Dhamne ke dalam reli panjang dan berakhir dengan pukulan backhand cross-court double-fisted yang putus asa melebar.
Pada stanza kedua, aksi sempat tertahan hingga kedudukan 4-4, namun pada kedudukan 15-15, kedudukan meningkat. Dhamne membiarkan Martineau melakukan dua kali break tetapi menghapusnya dengan pukulan forehand yang sangat bagus dan servis yang besar.
Setelah menahan kedudukan 5-4, Dhamne nyaris menyamakan kedudukan dua kali, namun Martineau keluar dari penjara dengan pukulan forehand lintas lapangan dan tendangan voli yang dieksekusi dengan rapi.
Pada tie-break berikutnya, pengembalian yang acuh tak acuh pada kedudukan 3-3 membuat Dhamne mendapatkan mini-break. Namun favorit tuan rumah kembali kehilangan keunggulan dengan kehilangan kedua poin pada servisnya.
Martineau menembakkan ace untuk mendapatkan dua match point, dan tidak lama kemudian ia mengatur pertemuan empat besar dengan unggulan teratas Pedro Martinez.
Pertandingan Dhakshineswar-Mayot kurang seru dan sebagian besar berlangsung biasa-biasa saja. Hal ini tidak membantu karena Mayot, karena cedera pergelangan tangan kiri, hanya bisa mengiris backhandnya, dan pemain India itu harus merawat kaki kanannya oleh fisio di pertengahan set kedua.
Mayot selanjutnya akan menghadapi unggulan keenam dari Kazakh Timofey Skatov.
Hasil lainnya (perempat final): Tunggal: Marcinal Pledur (Kata) 6-2, 6-0; Timoyy Skatov (Cze) 6-4, 6-2.
Ganda: Arthur Reymond & Luca Sanchez (Fra) mengalahkan Adil Kalyanpur & Saketh Myneni 5-7, 6-4, [10-8]; Nicolas Barrientos (Kol) & Benjamin Kittay (AS) mengalahkan Prajwal Dev & Nitin Kumar Sinha 6-7(3), 6-3, [10-8]; Sriram Balaji & Neil Oberleitner (Aut) mengalahkan Petr Bar Biryukov (Rus) & Grigoriy Lomakin (Kaz) 6-7(6), 6-4, [10-6]; Max Houkes & Niels Visker (NED) BT Pruchya Isaro (Tha) & niki ponacha 7-6(2), 7-6(1).
Diterbitkan – 08 Januari 2026 20:40 WIB



