Nikhat menghabiskan waktu kurang dari dua menit di dalam ring saat wasit menghentikan pertarungannya melawan Banoo di ronde pertama. | Kredit Foto: Pengaturan Khusus
Sementara nama-nama teratas terus maju di dalam ring, wasit terus mengajukan pertanyaan pada hari keempat kejuaraan tinju Nasional putra dan putri Elite pada hari Rabu.
Sebuah pertarungan ditinggalkan dan pertarungan lainnya melihat seorang petinju benar-benar menancapkan giginya ke lawannya bahkan ketika para ofisial terus bersikeras bahwa semuanya baik-baik saja. Di tengah semua ini, tim favorit memenangkan pertandingannya masing-masing dengan mudah untuk melaju ke perempat final.
Pawan Bartwal, peraih medali perak di final Piala Tinju Dunia baru-baru ini, memimpin setelah dua ronde ketat melawan Lalit dari Dewan Kontrol Olahraga Polisi Seluruh India (AIPSCB) ketika pertandingan dinyatakan ditinggalkan dan diberikan kepada Pawan. Pertarungan ini berlangsung sengit sejak awal dengan ofisial AIPSCB mempertanyakan wasit setelah juri memberikan kedua ronde tersebut 3-2 kepada Pawan. Meskipun Direktur Teknis Rajan Sharma hanya mengatakan dia akan menyerahkan laporan lengkap kepada BFI, pejabat dari kedua belah pihak memiliki versinya masing-masing.
“Lalit lelah karena pelatihnya menolak keluar dari ring dan dia tidak masuk bahkan setelah juri membunyikan peringatan waktu habis. Itu tidak diperbolehkan,” klaim seorang pejabat Dinas.
Beberapa orang AIPSCB memasuki ring untuk memprotes keputusan tersebut. “Petinju kami siap bermain,” desak pihak Polisi.
“Pada pertarungan Kelas Bantam (50kg-55kg) antara Pawan (SSCB) dan Lalit (AIPSCB), petinju kontingen Polri itu resmi dinyatakan terbengkalai sesuai aturan kompetisi setelah ia tidak tampil pada pertarungan putaran ketiga…,” demikian bunyi pernyataan resmi BFI kemudian.
Menariknya, tidak ada video yang tersedia untuk pertarungan tersebut karena aliran resmi BFI tidak berfungsi untuk Ring 1.
Di Ring 2, Ishmeet dari RSPB menang melawan Mohit dari AIPSCB 5-0 di kelas 75kg dan tim Kereta Api kemudian mengeluh karena Mohit berulang kali menggigit pemain mereka. “Wasit macam apa ini, dia seharusnya didiskualifikasi pada babak pertama,” kata pejabat RSPB yang marah. Petugas medis kemudian terlihat mengambil foto dugaan bekas gigitan tersebut.
Sebaliknya, sektor putri berlangsung tenang dengan juara dunia dua kali Nikhat Zareen menghabiskan kurang dari dua menit di dalam ring, wasit menghentikan pertandingan melawan Kulsooma Banoo dari Ladakh di babak pertama.
Nitu Ghanghas, setelah naik kategori menjadi 51kg, tetap berada di jalur untuk bertarung dengan Nikhat dengan kemenangan 5-0 atas Kalaivani S. Srinivasan M. Minakshi Hooda dari Tamil Nadu melanjutkan perjalanannya menuju mempertahankan gelar 48kg dengan kemenangan 5-0 melawan Annu.
Namun juara dunia kelas 57kg Jaismine Lamboria, setelah mendapat bye di babak pembukaan, menarik diri dari pertandingannya dengan Vinka karena cedera bahu.
Hasil penting: Pria: 55kg: Pawan Bartwal (SSCB) bt Lalit (AIPSCB) Abd Rd 3; Jadumani Singh (SSCB) mengalahkan Manish Rathore (NAIK) 5-0; Amit Panghal (SSCB) mengalahkan Krrish Pal (Chd) 4-1; 60kg: Sachin Siwach (SSCB) mengalahkan Gorish (Har) 5-0; Hussamuddin (SSCB) mengalahkan Akshay (Chd) 5-0; 65kg: Abhinash Jamwal (HP) mengalahkan Smarak Ranjan (ODI) 5-0; 70kg: Hitesh Gulia (SSCB) mengalahkan Nishchaya (AIPSCB) 5-0; 75kg: Sumit Kundu (USSR) bt Kapil (MP) RSC-1.
Wanita: 48kg: Minakshi Hooda (AIPSCB) mengalahkan Annu (Jha) 5-0; Manju Rani (RSPB) mengalahkan Sonia Tamang (Meg) 5-0; 51kg: Nikhat Zareen (TS) mengalahkan Kulsooma Banoo RSC-1, Nitu Ghanghas (Har) mengalahkan Kalaivani S. Srinivasan (TN) 5-0; 54kg: Kekuatan Cantik (SSCB) mengalahkan Rushica (Chd) 5-0; Sakshi Chaudhary (SSCB) mengalahkan LK Abbinaya (TN) RSC-II; 57kg: Vinka (Har) tanpa Jaismine.
Diterbitkan – 07 Januari 2026 19:56 WIB
