Thomas Frank telah mempertaruhkan kemarahan para penggemar Tottenham Hotspur – atas sesuatu yang dia lakukan sebelum kekalahan mereka di Bournemouth.
Reputasi pemain Denmark itu di kalangan fanbase semakin ternoda oleh kekalahan telak di akhir pertandingan.
Kemasyhuran telah memimpin lebih dulu melalui Mathys Tel, dan pemain Prancis itu mencetak gol pada menit kelima.
Namun tim tamu sempat tertinggal sebelum turun minum lewat gol Evanilson dan Eli Junior Kroupi.
Tim tamu tampaknya berhasil menyelamatkan satu poin berkat gol penyeimbang Joao Palhinha di babak kedua.
Harapan tersebut pupus di akhir laga oleh Antoine Semenyo saat ia mencetak gol kemenangan di menit kelima masa tambahan waktu pada penampilan terakhirnya di Bournemouth.
Gol tersebut mengakhiri 11 laga tanpa kemenangan tim asuhan Andoini Iraola.
Kekalahan yang terlambat memicu reaksi marah dari para pendukung yang melakukan perjalanan.
Bek Micky van de Ven bahkan terlihat mendayung bersama suporter usai peluit akhir dibunyikan.
Sementara itu, rusaknya masa depan Frank di Spurs menyusul potensi bencana PR menjelang kick-off.
Pemain Denmark itu digambarkan memegang piala bermerek Arsenal di Stadion Vitalitas pada Rabu malam.
Frank terlihat tersenyum saat dia berjalan ke lapangan sambil memegang minuman sebelum pertandingan.
Namun, piala yang dipegangnya menampilkan lambang rival sengit Spurs di London utara.
Kedua belah pihak terakhir bertemu pada bulan November, dengan The Gunners menang 4-1 di Emirates Stadium.
Arsenal adalah pengunjung terbaru ke Bournemouth sebelum pertandingan mereka dengan Spurs.
The Cherries menderita kekalahan tipis 3-2 dari pemimpin liga Sabtu lalu.
Dengan gambar-gambar yang muncul di babak kedua, co-host talkSPORT dan penggemar Spurs Abbi Summers sangat marah dengan kelakuan Frank.
Bereaksi terhadap Goals, dia mengomel: “Kepalaku benar-benar pusing memikirkan dia minum dari cangkir Arsenal.”
Summers melanjutkan: “Kepalaku pusing. Mengapa kamu minum dari cangkir Arsenal? Mengapa?”
Adapun Frank, dia kini melihat timnya hanya memenangkan satu dari enam pertandingan terakhir mereka di Premier League.
Spurs berada di urutan ke-14 dalam klasemen setelah kemunduran terbaru mereka dan sekarang terpaut tujuh poin dari empat besar.
Performa buruk dan posisi mereka di liga dapat meningkatkan seruan dari para penggemar untuk perubahan di ruang istirahat.
Namun, klubnya sebelumnya berencana memberi waktu kepada mantan bos Brentford itu untuk memberi kesan tersendiri.
talkSPORT mengungkapkan bulan lalu hal itu Pekerjaan Frank tidak terancam.
Pemain berusia 52 tahun itu menggantikan Ange Postecoglou dengan kontrak tiga tahun hingga 2028 selama musim panas.
Spurs selanjutnya beraksi di kandang Aston Villa di Piala FA pada Sabtu malam.
Sementara itu, mereka akan menjamu West Ham di Liga Inggris seminggu kemudian.



