Bulu kucing sangat ideal untuk akumulasi listrik statis, yang menjelaskan guncangan kecil saat Anda mengelus hewan tersebut. Udara yang lebih dingin di musim dingin membuat kejadian ini lebih sering terjadi dibandingkan di musim panas.

Pernahkah Anda pergi untuk memelihara kucing Anda dan mengalami guncangan kecil? Jangan khawatir, itu bukan hanya di kepala Anda. Sensasi mengejutkan ini memiliki penjelasan ilmiah sederhana, berdasarkan listrik statis, pergerakan, dan udara kering.

Kucing telah lama dikaitkan dengan listrik statis, karena bulunya berfungsi sebagai a permukaan ideal untuk akumulasi beban. Fenomena di balik guncangan ini dikenal sebagai triboelektrik, yaitu proses di mana muatan listrik dihasilkan ketika dua bahan saling bergesekan. Meski efeknya sudah biasa, mirip dengan saat seseorang menggosokkan balon ke rambutnya, mekanisme yang mendasarinya baru saja diklarifikasi, kata peneliti. IFLScience.

Pada tahun 2024, peneliti yang dipimpin oleh Laurence Marks dari Northwestern University menerbitkan a belajar yang mengungkapkan rincian baru tentang pengoperasian triboelektrik. Menurut Marks, para ilmuwan secara historis mengalami kesulitan menjelaskan mengapa gesekan antar permukaan menghasilkan listrik statis tanpa menggunakan asumsi yang meragukan.

Penelitian baru ini mengusulkan penjelasan yang lebih sederhana: ketika satu permukaan meluncur di atas permukaan lain, bagian depan dan belakang benda bergerak berubah bentuk secara berbeda. menciptakan muatan listrik yang tidak sama yang menghasilkan arus.

Hal ini berlaku langsung pada tindakan mengelus kucing. Saat tangan meluncur di atas bulu kucing, kedua permukaan mengalami gesekan dan ketegangan dengan cara yang berbeda. Perbedaan ini menyebabkan muatan listrik terakumulasi secara tidak merata di seluruh tangan dan bulu. Seiring waktu, muatan menumpuk hingga, tiba-tiba, terjadi pelepasan muatan, yang mengakibatkan kejutan listrik statis.

Penting untuk digarisbawahi bahwa bukan tindakan menyentuh kucing yang menyebabkan syok, melainkan gerakan meluncur terlibat dalam tindakan membelai dia. Pergerakan ini menciptakan kondisi yang diperlukan untuk pemisahan dan akumulasi muatan.

HAI cuaca musim dingin Kemungkinan terjadinya guncangan ini meningkat secara signifikan karena rendahnya kelembapan. Udara dingin menahan lebih sedikit kelembapan, dan pemanasan dalam ruangan semakin mengeringkan udara. Dalam kondisi normal, kelembapan udara memungkinkan muatan statis menghilang secara bertahap. Namun, di lingkungan kering, muatan listrik akan tetap ada dan lebih mudah terakumulasi, sehingga manusia dan hewan peliharaan lebih rentan terhadap sengatan listrik.

Hasilnya adalah a peningkatan musiman dalam guncangan statis antara kucing dan pemiliknya. Meskipun memahami sains di balik hal ini mungkin tidak meyakinkan kucing yang marah bahwa hal itu tidak disengaja, hal ini memberikan kepastian bahwa guncangan tersebut adalah akibat alami dari udara kering dan gesekan, bukan kecanggungan atau teknik mengelus yang buruk.

Dengan suhu yang masih rendah, saran para ahli peningkatan kelembaban dalam ruangan sebagai cara untuk mengurangi penumpukan listrik statis, membuat musim dingin sedikit lebih nyaman bagi manusia dan kucing.



Tautan sumber