Manoj Kothari. | Kredit Foto: ARSIP HINDU

Mantan juara dunia biliar dan kepala pelatih olahraga isyarat India Manoj Kothari meninggal pada hari Senin, menurut sumber keluarganya. Kothari berusia 67 tahun dan meninggalkan istri dan putranya Sourav, yang juga merupakan juara dunia biliar dua kali. Kondisinya tidak membaik dan dirawat di Tamil Nadu.

“Dia meninggal setelah serangan jantung di pagi hari,” kata Sourav, yang juga juara dunia biliar pada tahun 2018 dan 2025, kepada The Hindu.

“Saya kehilangan segalanya. Dia adalah pahlawan saya,” imbuhnya.

Kothari, yang memenangkan gelar Biliar Dunia pada tahun 1990 dan kejuaraan Biliar Ganda Dunia pada tahun 1997 sebelum dianugerahi Penghargaan Dhyan Chand yang bergengsi untuk pencapaian seumur hidup pada tahun 2005, telah menjabat sebagai pelatih kepala olahraga isyarat India selama sekitar satu setengah dekade.

“Manoj Kothari adalah administrator yang efisien dan pelatih yang luar biasa. Lebih dari itu, dia adalah manusia yang luar biasa. Kami telah berjalan jauh ke masa lalu dan berbagi hubungan yang baik. Sejak dia ditunjuk sebagai pelatih Nasional, kami bepergian bersama dalam banyak perjalanan internasional. Dia selalu membantu, baik hati, dan bersemangat dalam mengeluarkan yang terbaik dari semua pemain top. Saya turut berbela sungkawa kepada keluarga Kothari. Semoga jiwanya beristirahat dalam damai,” kata peraih medali emas Kejuaraan Dunia 28 kali, peraih medali emas Pankaj Advani.

“Kami kehilangan seorang legenda,” kata mantan juara dunia dan peraih medali emas Asian Games Ashok Shandilya.

“Saya punya banyak kenangan indah bersamanya. Dia selalu menjadi cahaya penuntun bagi anak-anak muda. Saya memenangkan emas (tim) Asian Indoor 2009 (bersama Pankaj Advani dan Aditya Mehta) dan perak tim Asian Games 2010 di hadapannya. Kontribusinya sebagai pelatih jauh lebih besar,” kata pemain snooker Brijesh Damani.



Tautan sumber