• Serangan siber Covenant Health pada bulan Mei 2025 berdampak jauh lebih banyak pada pasien dibandingkan yang pertama kali dilaporkan – hampir 500.000, bukan 8.000
  • Data yang dicuri termasuk nama, alamat, DOB, SSN, rincian asuransi kesehatan, dan informasi pengobatan
  • Kelompok Qilin yang berbahasa Rusia mengaku bertanggung jawab, membocorkan file sebesar 852 GB; Covenant menawarkan korban perlindungan pencurian identitas selama 12 bulan

Serangan siber pada bulan Mei 2025 yang berdampak pada Covenant Health kini dipahami sebagai serangan yang jauh lebih merusak daripada yang diperkirakan sebelumnya, karena jumlah orang yang terkena dampak tampaknya telah bertambah secara signifikan.

Covenant Health adalah penyedia layanan kesehatan Katolik yang berbasis di Amerika Serikat. Ia menjalankan rumah sakit, pusat perawatan dan rehabilitasi, serta tempat tinggal berbantuan, dan organisasi perawatan lansia.





Tautan sumber