Masa depan Ruben Amorim di Manchester United berada dalam keseimbangan menyusul serangan eksplosifnya terhadap hierarki klub, menurut talkSPORT.

Retaknya hubungan Amorim dengan direktur sepak bola Jason Wilcox dipandang oleh sumber yang dekat dengan United membuat posisi jangka panjangnya tidak pasti.

2

Amorim dengan cepat meninggalkan konferensi persnya yang eksplosif setelah mengisyaratkan kapan dia bisa meninggalkan United

Berbicara setelah United bermain imbang 1-1 di Leeds, Amorim dengan tegas mengindikasikan bahwa dia merasa dia harus diberi lebih banyak kekuasaan dengan mengklaim bahwa dia ingin menjadi manajer United dibandingkan dengan gelar pelatih kepala yang diberikan kepadanya ketika dia ditunjuk.

talkSPORT memahami rasa frustrasi Amorim memuncak setelah petinggi United termasuk Wilcox mendesaknya untuk lebih fleksibel secara taktik.

Jika terjadi perebutan kekuasaan antara Amorim dan kepala eksekutif Wilcox Omar Berrada diperkirakan akan mendukung yang terakhir.

Amorim juga merasa janji dia akan diizinkan masuk ke skuadnya di jendela transfer ini telah dilanggar, dan United sekarang merencanakan bulan Januari yang tenang.

Kembali ke jendela transfer musim panas, talkSPORT memahami bahwa Amorim lebih suka merekrut Ollie Watkins yang sudah terbukti di Liga Premier daripada Benjamin Sesko, yang sejauh ini kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Inggris.

Setan Merah adalah salah satu klub yang secara aktif mengejar Antoine Semenyo yang terikat dengan Manchester City dan Amorim percaya bahwa biaya sebesar £65 juta untuk membelinya dari Bournemouth harus diinvestasikan di area lain dalam tim.

Pemilik minoritas United Sir Jim Radcliffe secara terbuka menyatakan Amorim harus diberikan keseluruhan kontrak tiga tahun yang dia tandatangani pada November 2024 untuk membuktikan kemampuannya.

Namun, ada keraguan di ruang rapat Old Trafford mengenai pemain Portugal itu.



Tautan sumber