
Minyak Venezuela merupakan sumber daya utama di tengah transisi kekuasaan
Mantan Kapten Angkatan Darat AS Doug Truax dan mantan Kapten Angkatan Laut AS Brent Sadler bergabung dengan ‘Fox News Live’ untuk membahas serangan terhadap Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro, merinci rincian serangan terhadap kompleks Maduro dan banyak lagi.
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Legenda tenis putri Martina Navratilova melalui media sosial pada hari Sabtu berbagi pemikirannya mengenai intervensi AS di Venezuela, mendukung gagasan sanksi pidana terhadap perusahaan-perusahaan Amerika yang mencoba mengambil tindakan. minyak dari negara tersebut.
Navratilova memuji sebuah postingan di X yang menyarankan sanksi, menulis “suka” sebagai tanggapan terhadap postingan jurnalis Lauren Windsor yang berbunyi, “Perusahaan minyak Amerika mana pun yang mengambil alih minyak dari Venezuela harus diberi sanksi oleh Pengadilan Kriminal Internasional.”
Navratilova kemudian berbagi pemikiran lebih lanjut tentang operasi yang mengakibatkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, dengan Presiden Donald Trump mengatakan bahwa AS akan “menjalankan” Venezuela sampai transisi kekuasaan selesai.
KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM
“Menyandera suatu negara sambil menjarah sumber daya alamnya. Perhentian berikutnya – Greenland atau Nigeria,” tulis Navratilova sebagai tanggapan atas sebuah laporan yang memuat laporan tentang pejabat perusahaan Wall Street di sektor keuangan, energi dan pertahanan yang mengunjungi Venezuela setelah serangan baru-baru ini.
Kira-kira dua kali luas Kalifornia, Venezuela memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai 300 miliar barel, sekitar 20% dari total cadangan global dan hampir empat kali lipat cadangan AS. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibandingkan negara lain.
Persediaan minyak di Venezuela, yang kini lebih besar dibandingkan dengan cadangan energi raksasa seperti Arab Saudi, telah menjadi titik nyala utama dalam pergulatan geopolitik seputar masa depan negara tersebut.
Cadangan Venezuela didominasi oleh minyak mentah berat dan ekstra berat yang memerlukan peralatan khusus, pemeliharaan terus-menerus, dan kapasitas pengilangan yang canggih, yang sebagian besar telah memburuk setelah bertahun-tahun kurangnya investasi dan hilangnya tenaga kerja terampil.
Dalam pidatonya pada hari Sabtu, Trump menuduh pemerintah sosialis Venezuela menyita aset energi Amerika dan membongkar industri yang dibangun dengan investasi AS.
“Venezuela secara sepihak menyita dan menjual minyak Amerika, aset Amerika, dan platform Amerika, sehingga merugikan kita miliaran dolar,” kata Trump. “Mereka mengambil semua harta benda kami.”
“Kami membangun industri minyak Venezuela dengan bakat, dorongan dan keterampilan Amerika, dan rezim sosialis mencurinya dari kami,” tambahnya.
KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS
Trump menambahkan bahwa AS energi perusahaan-perusahaan tersebut akan memainkan peran penting dalam membangun kembali sektor minyak di negara Amerika Latin tersebut.
“Kita akan melibatkan perusahaan-perusahaan minyak Amerika yang sangat besar, mengeluarkan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak parah dan mulai menghasilkan uang bagi negara,” katanya.
Amanda Macias dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.
Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.



