BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Rincian baru muncul minggu ini dalam skandal seputar mantan presiden yang diperangi sepak bola Michigan pelatih Sherrone Moore, termasuk tuduhan bahwa dia “memiliki sejarah panjang kekerasan dalam rumah tangga” terhadap staf yang diduga menjalin hubungan tidak pantas selama bertahun-tahun.

Dokumen pengadilan yang diperoleh Fox News Digital mengungkap tuduhan yang dibuat oleh pengacara stafnya, Heidi Sharp, pada hari itu Moore diduga memasuki rumahnya tanpa izin, yang kemudian mengakibatkan penangkapannya.

Pelatih kepala Michigan Sherrone Moore menonton dari pinggir lapangan pada paruh kedua pertandingan sepak bola perguruan tinggi NCAA melawan Ohio State, Sabtu, 29 November 2025, di Ann Arbor, Michigan. (Foto AP/Ryan Sun)

Det. Jessica Welker dari Departemen Kepolisian Kotapraja Pittsfield bersaksi di pengadilan bahwa staf tersebut menelepon Sharp setelah Moore memasuki kediaman tersebut dan menolak untuk pergi. Sharp kemudian mengatakan kepada pengiriman darurat bahwa Moore berada di dalam rumah kliennya “menyerangnya”.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Saat berbicara dengan petugas setelah mereka tiba di tempat kejadian, Welker bersaksi bahwa Sharp mengklaim bahwa Moore “memiliki sejarah panjang kekerasan dalam rumah tangga terhadap” staf yang terlibat dengannya dan menyatakan bahwa “dia sangat berbahaya.”

Menurut kesaksian Welker, staf tersebut menjelaskan bahwa setelah dia dan pengacaranya pergi ke universitas untuk mengajukan laporan, dia kembali ke rumah untuk mengambil barang-barangnya dengan tujuan “meninggalkan kota”. Saat itulah dia mengklaim bahwa Moore memasuki kediamannya tanpa izinnya. Dia menggambarkan keadaan emosinya dan menyatakan bahwa dia telah “mengambil dua pisau dari lacinya dan mengarahkannya ke arahnya, sambil berkata, ‘Kamu menghancurkan hidupku. Kamu menghancurkan hidupku.'”

Wanita tersebut menuduh Moore terus mendekatinya sampai dia bisa menghubungi pengacaranya melalui telepon, dan pada saat itulah dia “segera mundur dan mengarahkan pisau ke dirinya sendiri, mengarahkannya ke lehernya, mengatakan bahwa dia akan bunuh diri dan dia akan menonton.”

Pelatih kepala Michigan Wolverines Sherrone Moore terlihat di pinggir lapangan selama kuarter pertama melawan Maryland Terrapins di Stadion SECU di College Park, Maryland, pada 22 November 2025. (Tommy Gilligan/Gambar Gambar)

Moore kemudian meninggalkan kediaman staf tersebut dan kemudian ditahan oleh penegak hukum, di mana dia membantah melakukan serangan fisik terhadap staf tersebut.

Moore muncul di pengadilan Washtenaw County pada hari Jumat, di mana uang jaminannya ditetapkan sebesar $25.000 dan mencakup beberapa syarat, termasuk tidak ada kontak dengan tersangka korban dalam kasus tersebut. Pengakuan tidak bersalah diajukan untuknya.

Jaksa merinci peristiwa dugaan itu mengarah pada penangkapan Mooretermasuk bahwa Moore telah menjalin “hubungan intim” dengan staf Michigan selama “beberapa tahun” dan bahwa wanita tersebut telah putus dengannya dua hari sebelum penangkapannya.

PEMAIN MICHIGAN MERASA ‘SANGAT DIKHIANATI’ OLEH SKANDAL SHERRONE MOORE, PELATIH INTERIM TERUNGKAP

Jaksa menuduh Moore menghubungi staf tersebut melalui panggilan telepon dan SMS setelah perpisahan tersebut, sehingga mendorong korban untuk menghubungi Universitas Michigan dan bekerja sama dalam penyelidikannya. Moore kemudian dipecat dari posisinya sebagai kepala pelatih sepak bola, yang menurut jaksa mendorong dia untuk datang ke rumah wanita tersebut.

Moore kemudian diduga ‘menerobos’ masuk ke dalam kediamannya, mengambil pisau mentega dan gunting dan kemudian mulai mengancam nyawanya sendiri. Menurut jaksa, Moore diduga mengatakan kepada stafnya, ‘Darahku ada di tanganmu’ dan ‘Kamu menghancurkan hidupku.’

Kesaksian Welker mendukung tuduhan tersebut.

Mantan pelatih kepala sepak bola Sherrone Moore dari Universitas Michigan Moore muncul melalui video selama sidang dakwaannya di Pengadilan Distrik Washtenaw County 14A-1 pada 12 Desember 2025 di Ann Arbor, Michigan. (Ryan Sun-Pool/Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS

Fox News Digital menghubungi pengacara Moore untuk memberikan komentar.

Moore menghadapi dakwaan kejahatan penyerangan rumah tingkat ketiga dan dua dakwaan pelanggaran ringan yaitu menguntit, mendobrak, dan masuk tanpa izin pemiliknya. Dia dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 22 Januari.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.





Tautan sumber