
- “AI terlalu besar untuk internet Eropa,” kata Nokia sembari mendorong modernisasi jaringan
- Sebagian besar pengguna AI sudah mengalami beberapa kendala latensi, waktu henti, atau throughput
- Pemerintah, telekomunikasi, dan perusahaan perlu bekerja sama
Nokia dengan berani menyatakan “AI terlalu besar untuk internet Eropa” dalam laporan barunya karena mereka menyerukan kolaborasi global di seluruh industri.
Hal ini terjadi karena sekitar dua dari tiga organisasi yang disurvei menggunakan AI secara langsung, dengan lebih banyak uji coba yang berjalan, yang berarti tekanan pada jaringan sangat besar saat ini, bukan besok.
Saat ini, lebih dari separuh peserta penelitian mencatat adanya permasalahan seperti latensi, downtime, dan kendala throughput yang terkait dengan peningkatan AI dan lalu lintas data, sehingga sudah waktunya bagi perusahaan jaringan untuk bersatu mengatasi masalah ini sebelum terlambat.
AI memberikan tekanan besar pada jaringan saat ini, kata Nokia
Penelitian tersebut, yang sebagian besar berfokus pada benua asal Nokia di Eropa, menemukan bahwa 86% perusahaan di Eropa setuju bahwa jaringan yang ada saat ini tidak mampu menangani adopsi AI secara luas. Lebih dari tiga perempat (78%) khawatir keterbatasan infrastruktur akan membatasi penskalaan AI mereka, dan setengahnya (54%) sudah menyadari buruknya kinerja jaringan.
Namun, Nokia juga mengambil pendekatan global dalam penelitian ini, dan menemukan bahwa kekhawatiran di AS serupa dengan kekhawatiran di Eropa, dengan 88% perusahaan telekomunikasi di AS mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur dapat mencegah atau menghambat pertumbuhan AI di masa depan.
“Penelitian ini menunjukkan pemahaman yang jelas di seluruh ekosistem bahwa gelombang di masa depan akan memerlukan jaringan yang lebih canggih dan berbasis AI serta investasi besar untuk memperkuat kebutuhan jaringan,” jelas CTO dan CAIO Nokia Pallavi Mahajan.
Ini bukan hanya tentang kinerja. Dengan berlangsungnya pertarungan teknologi geopolitik dan kedaulatan data yang menjadi prioritas secara global, hampir sepertiga pemimpin perusahaan di Eropa khawatir bahwa masalah infrastruktur dapat memaksa mereka untuk memindahkan barang ke luar negeri di era ketika mereka mencoba untuk memindahkan barang ke dalam negeri.
Untuk mencapai kemajuan ini, Nokia menyerukan kepada pemerintah, perusahaan telekomunikasi, dan perusahaan untuk bekerja sama dalam memodernisasi jaringan, termasuk meningkatkan jaringan untuk mendukung lalu lintas berlatensi rendah dan dua arah.
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok untuk berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan update rutin dari kami Ada apa juga.



