Gim Siew/Fitokey

Thismia selangorensis

Penampilan yang hampir seperti makhluk luar angkasa untuk sesuatu yang tumbuh hanya beberapa meter dari area piknik.

“Lentera peri” yang ditemukan tersembunyi di antara wisatawan yang sedang kebingungan di kawasan hutan di Malaysia kini dianggap sebagai salah satu tanaman paling langka di dunia.

Spesies ini praktis terlihat oleh semua orang, di samping jalur pejalan kaki di Taman Eko Rimba Sungai Chongkak, di pinggiran Kuala Lumpur, sebuah tempat yang digunakan untuk piknik dan tamasya.

Tanaman itu, diberi nama resmi Thismia selangorensistermasuk dalam genus Inimiasekelompok tumbuhan aneh yang telah sepenuhnya meninggalkan fotosintesis. Alih-alih menggunakan sinar matahari, tanaman ini memperoleh energi dari jamur bawah tanah. Karena kekurangan klorofil, warnanya lembut seperti peach dan merah jambu yang mudah menyatu dengan lapisan daun mati di lantai hutan, membuatnya hampir tidak terlihat oleh pengamat yang terganggu.

Spesies baru ini pertama kali diketahui pada November 2023 oleh naturalis Tan Gim Siewsaat berkunjung ke taman. Tingginya sekitar 10 sentimeter, memiliki akar yang tampak seperti karang dan bunga berwarna peach yang akhirnya membentuk struktur “payung”, yang dikenal sebagai mitra.

Setelah beberapa kali kunjungan ke lokasi tersebut, Siew memperkirakan hanya terdapat kurang dari 20 contoh. Oleh karena itu, spesies ini pada awalnya diklasifikasikan sebagai “Sangat Terancam Punah” oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Studi tentang spesies, diterbitkan di PhytoKeys, memperingatkan bahwa kelangsungan hidup spesies ini akan bergantung pada cara pengelolaan taman, terutama selama periode kedatangan pengunjung yang lebih besar.

Penemuan ini meningkatkan jumlah spesies yang diketahui dari genus Thismia menjadi sekitar 120, banyak di antaranya sama-sama tersembunyi dan sulit untuk diamati.

Para ahli menunjukkan bahwa kerentanan tanaman ini terkait dengan ketergantungan mereka pada hutan yang sedikit terganggu dan kondisi tanah yang sangat spesifik. Tim peneliti akan terus memantau lokasi tersebut dan mencari inti baru di wilayah sekitarnya.





Tautan sumber