Reporter Wanita Jerman Alami Pelecehan Seksual Saat Laporkan Piala Dunia 2018

Gelaran Piala Dunia 2018 membawa banyak cerita unik selain terkait dengan sepak bola itu sendiri, misalnya saja adanya pelecehan seksual yang menimpa seorang reporter wanita dari Jerman. Reporter yang mewakili sebuah stasiun televisi asal Jerman bernama Deutshce Welle ini sedang berada di Saransk, Rusia untuk melakukan laporan langsung terkait pertandingan pembuka Piala Dunia 2018. Beberapa saat sebelum pertandingan dilangsungkan, reporter yang bernama Julieth Gonzales Theran itu mulai melakukan siaran langsung.

Tiba-tiba muncul seorang pria mendekatiknya, dan langsung memeluk serta mencium Julieth di bagian pipi kirinya. Parahnya, pria tersebut juga sempat memegang bagian dada Julieth. Hal tersebut terekam kamera karena Julieth sedang menyiarkan berita secara langsung. Meski terkejut, Julieth berusaha untuk tidak terpancing emosi dan meneruskan siarannya. Sang pria pun langsung berjalan menjauh dan tidak diketahui ia pergi ke mana.

Usai siaran, Julieth rupanya mencoba mencari pria yang sudah melecehkannya tersebut, sayangnya ia tidak berhasil menemukannya karena terlalu banyak orang di sana. Julieth pun mengunggah video pelecehan tersebut sambil menuliskan perasaannya setelah dilecehkan. Julieth mengaku sangat kesal dan ia menulis panjang lebar di akun Instagramnya.

“Saya berada di sana selama dua jam untuk melakukan persiapan dan tidak ada apa pun yang terjadi. Tapi saat kami mulai siaran langsung pria itu mengambil kesempatan.” “Dia mendekati saya, mencium saya dan menyentuh dada saya. Saya melanjutkan pekerjaan saya dan setelahnya saya mencoba mencarinya namun pria itu sudah pergi,” tulis Julieth.

Lebih lanjut, Julieth menuturkan jika dia sangat mengecam tindakan pria tersebut. Ia mengaku dirinya sedang bekerja dan bisa memahami kalau banyak orang yang sedang dalam euforia karena kemenangan tim favoritnya. Namun apapun itu, Julieth merasa apa yang sudah dilakukan pria tersebut terhadap dirinya sangatlah keterlaluan.

“Kami tidak pantas mendapat perlakuan seperti ini. Kami bekerja dengan profesional. Saya berbagi kebahagiaan sepak bola, tapi kita harus bisa membedakan batasan kasih sayang dengan pelecehan,” tutur Julieth.

Seiring dengan viralnya kabar pelecehan seksual tersebut, seorang pria tiba-tiba muncul dan mengaku ialah orang yang dimaksud Julieth. Pria asal Rusia bernama Ruslan tersebut meminta maaf secara langsung dengan mencari akun Skype Julieth. Ia pun menjelaskan kepada media bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk melakukan pelecehan seksual. Menurut Ruslan, ia hanya melakukan apa sudah disepakati dalam taruhan dengan teman-temannya, yakni untuk mencium seorang reporter yang sedang berada di area tersebut.

Ruslan pun menegaskan dirinya sama sekali tidak bermaksud menyentuh dada Julieth karena ia sebenarnya ingin memegang pundaknya saja.

“Saya pikir saya meletakkan tangan saya di pundaknya. Namun sepertinya saya salah. Saya tidak akan percaya sebelum menyaksikan sendiri rekamnnya,” kata Ruslan.

Julieth sendiri mengaku sudah memaafkan Ruslan dan tidak ingin memperpanjang kasus tersebut, “Saya menolak menjadi korban, saya hanya ingin melanjutkan pekerjaan saya. Saya hanya ingin mengakhiri kasus ini,” tegas Julieth.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *