5 Makanan yang Harus Dihindari Oleh Penderita Hipertensi

Seseorang yang sudah didiagnosis menderita hipertensi butuh melakukan teknik untuk mengontrol desakan darahnya agar normal. Penggunaan obat-obatan memang diperlukan. Namun karena tidak sedikit obat memiliki sekian banyak  efek samping, dokter seringkali terlebih dahulu merekomendasikan teknik menurunkan tekanan darah tinggi secara alami.

Cara yang dapat dilakukan ialah dengan membetulkan pola hidup, layaknya rutin berolahraga, mengawal pola tidur, dan menambah asupan makanan penurun darah tinggi, sebelum menyimpulkan pemakaian obat.

Hipertensi (umum pun disebut tekanan darah tinggi) adalah jenis penyakit yang sulit dikenali gejalanya. Keluhan kesehatan yang bersangkutan dengan bertambahnya tekanan darah pada pembuluh arteri ini dirangsang oleh tidak sedikit faktor, mulai dari keturunan, gaya hidup, hingga makanan.

Selain merealisasikan pola hidup sehat dan teratur, penderita hipertensi sangat dianjurkan untuk mengontrol asupan makanan, termasuk memberi batas jumlah natrium/sodium, yang masuk ke dalam tubuh.

Zat yang umum ditemukan pada makanan kaleng dan cepat saji ini memang dikenal paling mudah mendongkrak tekanan darah. Makin tinggi natrium yang dikonsumsi, kian berisiko seseorang terpapar hipertensi.

Sebaliknya, pasien dengan fenomena tekanan darah tinggi sangat disarankan untuk mengasup makanan yang tinggi potasium/kalium, magnesium, serta serat supaya tekanan darah tetap dalam level normal. Sebagai langkah mula pencegahan, terdapat baiknya kenali dulu jenis-jenis makanan yang dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi:

  • Garam

Garam

Garam dapur berisi natrium/sodium dalam kadar yang lumayan tinggi sampai-sampai tidak disarankan dikonsumsi semua penderita hipertensi. Sebaiknya, batasi jumlah konsumsi garam dengan meminimalisir konsumsi makanan yang banyak berisi MSG, masakan cepat saji, dan makanan hasil proses pabrik layaknyaa sosis.

  • Kopi dan Teh

Teh-dan-kopi

Kafein juga dapat menjadi pemicu naiknya tekanan darah dalam tubuh. Sebaiknya batasi konsumsi teh dan kopi tiap harinya. Di samping itu, soda pun berpotensi sama dalam mengakibatkan hipertensi.

  • Makanan Olahan

Sosis

Makanan olahan (seperti sosis, daging, dan sarden kaleng) dikenal berisi garam dalam jumlah yang lumayan tinggi. Garam yang ditemukan dalam makanan semacam tersebut memang dimanfaatkan sebagai pengawet alami. Meski demikian, penderita hipertensi paling tidak dianjurkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan-makanan olahan dengan dalil kesehatan.

  • Makanan Berlemak

Makanan-berlemak

Makanan lainnya yang potensial merangsang hipertensi ialah makanan yang berisi asam lemak jenuh dan lemak trans, layaknya kulit ayam, daging merah, susu berlemak, keju, serta mentega. Kedua lemak jahat itu diketahui dapat menyebabkan kolesterol naik dan berujung pada naiknya level tekanan darah dalam tubuh.

  • Alkohol

Alkohol

Konsumsi alkohol berlebih pun berpotensi mendongkrak tekanan darah. Alkohol pun berisi kalori tinggi sehingga dapat menyebabkan obesitas yang berujung pada naiknya tekanan darah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *